Rabu, 28 Januari 2026

Menteri Pariwisata Dampingi Ibu Negara Prancis Kunjungi Borobudur dan Acara Spouse Program


  • Sabtu, 31 Mei 2025 | 14:45
  • | News
 Menteri Pariwisata Dampingi Ibu Negara Prancis Kunjungi Borobudur dan Acara Spouse Program Menteri Pariwisata Dampingi Ibu Negara Prancis Kunjungi Borobudur dan Acara Spouse Program. (Dok Kemenpar)
MAGELANG, ARAHDESTINASI.COM - Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana menyambut kehadiran Presiden Prancis Emmanuel Macron dan Ibu Negara Brigitte Macron di Candi Borobudur di Magelang, Jawa Tengah, Kamis (29/5) sebagai bagian dari rangkaian kunjungan kenegaraan. 
 
Selain itu, Menteri Pariwisata dan Menteri Kebudayaan juga mendampingi Ibu Negara Brigitte Macron ke Manohara Resort yang terletak di kawasan Borobudur untuk menyaksikan Spouse Program,  bagian dari upaya mempererat hubungan budaya dan pariwisata antara Indonesia dan Prancis. 
 
Manohara Resort dikenal juga sebagai akomodasi eksklusif yang menawarkan pengalaman menginap dengan pemandangan langsung ke Candi Borobudur, memberikan suasana yang tenang dan mendalam, ideal untuk menikmati keindahan budaya Indonesia. 
 
Selain kegiatan di Manohara, Presiden Macron dan Ibu Negara Brigitte Macron serta delegasi Prancis lainnya juga mengunjungi Candi Borobudur, salah satu Situs Warisan Dunia UNESCO. Kunjungan ini memperlihatkan apresiasi terhadap warisan budaya Indonesia yang telah diakui secara internasional.
 
 
Pada kesempatan itu, Kementerian Pariwisata memperbarui kolaborasi atau kerja sama sektor pariwisata Indonesia-Prancis  melalui penandatanganan beberapa inisiatif dalam Joint Vision 2050, yang menekankan pada penguatan sektor pariwisata, pengembangan sumber daya manusia yang terstandarisasi secara internasional, dan peningkatan konektivitas untuk mendorong pertukaran wisatawan. 
 
Dalam Cultural Declaration yang ditandatangani bersama, kedua negara sepakat untuk meningkatkan kolaborasi di sektor gastronomi dan warisan budaya. Indonesia dan Prancis berkomitmen untuk mengembangkan lebih lanjut promosi bersama melalui kampanye gastronomi dan memperkenalkan wastra tradisional Indonesia di pasar internasional, khususnya melalui Pekan Gastronomi Indonesia yang rencananya akan diselenggarakan di Prancis. 
 
Kerja sama ini juga menegaskan posisi budaya sebagai kekuatan strategis dalam geopolitik dan ekonomi global. Sebagaimana ditegaskan Presiden Prabowo dalam Visi Bersama 2050: “Indonesia dan Prancis berkomitmen menjadi pilar stabilitas geo-ekonomi dunia, dengan budaya sebagai pengikat antar bangsa dan fondasi peradaban yang berkelanjutan” 
 
Tahun 2024 Indonesia mencatatkan kunjungan wisatawan mancanegara sebesanyak 13,9 juta orang. Pada tahun tersebut,  wisatawan Prancis ke Indonesia tercatat 346.337 pengunjung, dan di Q1 2025  sudah mencapai 48.442 pengunjung.
 
Perjalanan wisata yang populer bagi wisatawan Prancis di Indonesia adalah wisata Bahari, seni, budaya, alam, kuliner, anggur, sejarah, khususnya di kota-kota indah dan situs bersejarah.
 
Kementerian Pariwisata berharap melalui Kunjungan Presiden Macron dengan berbagai kegiatannya ini, dapat lebih mempererat hubungan Indonesia dan Prancis yang sudah berlangsung selama 75 tahun dan tentu saja dapat membuka lebih banyak peluang untuk pengembangan pariwisata yang berkelanjutan dan memperkenalkan kekayaan budaya Indonesia di dunia internasional. Melalui kolaborasi budaya ini, Indonesia dapat memperkuat posisinya sebagai destinasi wisata unggulan yang berbasis pada keberagaman budaya dan keindahan alam. 
 
“Saya sangat terhormat bisa mendampingi Ibu Negara Brigitte Macron dalam acara ini. Ini adalah kesempatan yang luar biasa untuk menunjukkan kepada dunia keindahan dan kekayaan budaya Indonesia. Melalui acara ini, kita tidak hanya mempromosikan destinasi wisata, tetapi juga mempererat hubungan antarnegara yang saling menghargai keberagaman dan budaya masing-masing negara,” ujar Menteri Pariwisata.
 

Editor : Lintang Rowe

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

News Terbaru