Loading
Foto: http://equatorbengkayang.blogspot.com
ARAHDESTINASI.COM: Bupati Bengkayang, Kalimantan Barat (Kalbar) Suryatman Gidot, mengatakan berdasarkan Indeks Desa Membangun (IDM) Menteri Desa, Pembangunan Daerah tertinggal dan Transmigrasi, di daerahnya memiliki dua desa yang termasuk kategori maju.
“Dari rekapitulasi IDM Kabupaten Bengkayang tersebut ada 20 desa berkembang, 26 desa tertinggal dan 74 desa sangat tertinggal dari jumlah desa yang ada sebanyak 122 desa,” ujarnya seperti dikutip Antara, baru-baru ini.
Dari data yang ada, Suryatman menyadari masih sangat perlu meningkatkan kinerja bersama dalam upaya menaikkan status kemandirian desa. Apalagi masih tercatat ada 74 desa sangat tertinggal dan 26 dengan tertinggal.
Pada 2019, pemerintah Kabupaten Bengkayang menetapkan 15 desa yang ditargetkan bisa berubah status. Dua desa ditargetkan menjadi desa mandiri, yakni Desa Lembang dan Desa Sungai Duri.
Kemudian ada 13 desa berkembang menjadi desa maju, antara lain Desa Samalantan, Lesabela, Seluas, Jagoi, Menterado, Mekar Baru, Setia Jaya, Tiga Berkat, Pulau Lumukutan, Desa Tempapan, Bengkilu, dan Desa Pisak.
“Untuk mencapai target peningkatan status desa saya minta para kepala desa untuk terus berupaya melakukan intervensi-intervensi program dan kegiatan melalui dana desa,” kata dia.
Gubernur Kalimantan Barat Sutarmidji menargetkan selama lima tahun pemerintahannya akan ada 400 desa yang berkategori mandiri di Kalbar.
"Saat ini dari 2.031 desa di Kalbar baru satu desa yang berkategori desa mandiri, yakni Desa Sutera di Kabupaten Kayong Utara. Dengan realita yang ada, target saya arus lebih banyak lagi desa mandiri di Kalbar. Dalam lima tahun target saya ada 400 desa mandiri,” ujarnya. (*)