Selasa, 17 Februari 2026

Menginap di Hotel Minus 7 Derajat? Jepang Punya ‘Ice Hotel‘ yang Lagi Viral


 Menginap di Hotel Minus 7 Derajat? Jepang Punya ‘Ice Hotel‘ yang Lagi Viral Hoshino Resort Tomamu menawarkan menginap di hotel es beku lengkap dengan kantong tidur, pemandian luar ruangan, dan makan malam seafood. (tourjepang.co.id)

JAKARTA, ARAHDESTINASI.COM — Menginap di hotel biasanya identik dengan suasana hangat dan nyaman. Tapi di Jepang, ada pengalaman yang justru kebalikannya: sebuah hotel menawarkan kamar yang seluruhnya terbuat dari es, lengkap dengan dinding, langit-langit, hingga tempat tidur yang “membeku”.

Mengutip laporan Kyodo, hotel unik ini kembali dibuka untuk musim dingin pada Selasa (20/1/2026). Lokasinya berada di kawasan resor ski Tomamu, Hokkaido, dan menjadi salah satu atraksi yang selalu menarik perhatian wisatawan saat musim dingin tiba.

Manajer Umum Hoshino Resorts Tomamu, Iwao Watanabe, menjelaskan bahwa konsep hotel ini memang dibuat untuk memberi pengalaman yang berbeda.

“Kami ingin orang-orang menikmati dinginnya melalui pengalaman ini,” ujarnya.

Suhu Kamar Minus 5 hingga Minus 7 Derajat

Hotel es ini menawarkan sensasi tinggal di ruangan bersuhu ekstrem, yakni sekitar -5°C sampai -7°C. Menariknya lagi, hotel ini tidak menerima banyak tamu sekaligus: hanya satu kelompok per hari yang boleh menginap, sehingga pengalaman terasa lebih privat dan eksklusif.

Bagi yang penasaran, perlu bergerak cepat karena penginapan ini hanya beroperasi sampai 20 Februari, dan kabarnya sudah penuh dipesan untuk musim ini.Dibuat dari air, salju, dan malam paling dingin

Cara pembuatan hotel ini pun unik. Struktur hotel dibentuk dengan teknik menyemprotkan air dan salju ke balon pada malam hari ketika suhu sangat rendah. Setelah membeku, terbentuklah bangunan es menyerupai kubah.

Hasil akhirnya bukan sekadar dekorasi, melainkan bangunan utuh dengan ukuran cukup besar: diameter sekitar 8,5 meter dan tinggi sekitar 3,5 meter. Yang membuatnya makin menarik, hotel ini disebut tersusun dari potongan es tunggal tanpa sambungan, memberi kesan benar-benar solid dan “murni es”.

Tidur di Atas Es? Tenang, Disiapkan Kantong Tidur

Meski tempat tidur dan interiornya dari es, tamu tidak dibiarkan “bertahan hidup” sendirian. Pihak pengelola menyediakan kantong tidur khusus untuk membantu tamu tetap hangat sepanjang malam dilansir Antara.

Jadi, meski nuansanya ekstrem, penginapan ini tetap dirancang agar aman dan nyaman untuk wisatawan yang ingin mencoba pengalaman anti-mainstream.

Ada Kapel Es di Kawasan “Desa Es”

Tidak jauh dari hotel, terdapat Kapel Es yang berdiri di salah satu sudut area deretan kubah es. Tempat ini menjadi bagian dari kawasan atraksi musim dingin bernama Desa Es (Ice Village).

Kapel tersebut dikenal sebagai lokasi romantis untuk pernikahan musim dingin. Selama perjalanannya, tempat ini disebut sudah digunakan untuk lebih dari 660 upacara pernikahan. Tahun ini, Desa Es juga merayakan ulang tahun ke-20, menandai dua dekade menjadi ikon wisata musim dingin di Hokkaido.

Bagi pencinta sensasi dingin dan pengalaman wisata yang berbeda, hotel es ini bisa jadi bucket list yang layak dicoba — tentu saja, kalau kebagian jadwal menginap.

Editor : M. Khairul

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Akomodasi Terbaru