Selasa, 26 Mei 2026

ANA dan JAL Naikkan Biaya Bahan Bakar, Tarif Penerbangan Internasional Melonjak


  • Sabtu, 04 April 2026 | 14:00
  • | News
 ANA dan JAL Naikkan Biaya Bahan Bakar, Tarif Penerbangan Internasional Melonjak ANA dan JAL Naikkan Biaya Bahan Bakar, Tarif Penerbangan Internasional Melonjak. (Pixabay)

JAKARTA, ARAHKITA.COM - Dua maskapai terbesar Jepang, All Nippon Airways (ANA) dan Japan Airlines (JAL), berencana menaikkan biaya tambahan bahan bakar untuk penerbangan internasional mulai Juni atau Juli mendatang.

Kebijakan ini diambil sebagai respons terhadap lonjakan harga energi global yang dipicu konflik di Timur Tengah, termasuk ketegangan antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran.

ANA, dilansir Asahi Shimbun, akan menaikkan fuel surcharge menjadi sekitar 55.000 yen per penumpang, sementara JAL menetapkan tarif sekitar 50.000 yen. Sebagai perbandingan, pada April hingga Mei, biaya tambahan untuk rute Jepang ke Eropa dan Amerika Utara masih berada di kisaran 30.000 yen.

Dengan demikian, kenaikan biaya ini mencapai 50 persen hingga hampir dua kali lipat, tergantung pada rute penerbangan.

Maskapai Jepang secara rutin mengevaluasi biaya tambahan bahan bakar setiap dua bulan dengan mengacu pada rata-rata harga bahan bakar jet. Lonjakan terbaru terjadi setelah gangguan pasokan energi global, terutama akibat situasi di Selat Hormuz yang menjadi jalur utama distribusi minyak dunia.

Penutupan jalur tersebut berdampak langsung pada kenaikan harga minyak mentah, yang kemudian meningkatkan biaya produksi bahan bakar jet.

Presiden ANA Holdings, Koji Shibata, menyatakan bahwa harga minyak saat ini sangat fluktuatif dan dipengaruhi oleh berbagai faktor geopolitik, termasuk pernyataan dari Donald Trump.

Ia menegaskan pihaknya akan terus memantau perkembangan situasi sebelum menetapkan kebijakan lebih lanjut.

Kenaikan biaya tambahan ini diperkirakan akan berdampak pada harga tiket penerbangan internasional, sekaligus menambah tekanan bagi industri penerbangan dan penumpang di tengah ketidakpastian ekonomi global.

Editor : Lintang Rowe

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

News Terbaru