Loading
Foto: denubay.com
ARAHDESTINASI.COM: Mendaki gunung secara virtual? Kenapa tidak? Main Outdoor membuktikan bahwa perjalanan dan pendakian virtual bisa sangat mengasyikkan. Pendakian Gunung Rinjani jadi agenda virtual pertama. Para pendaki pemula dan yang sudah pernah menjelajahi jalur Rinjani, berkumpul dan melakukan tur virtual bersama.
Asyiknya, kegiatan yang dipandu oleh Nur Wahyu Widayatno (founder Main Outdoor) dan pemandu berpengalaman Rahman Muklis, (co-founder) Main Outdoor yang juga tergabung dalam kepengurusan Asosiasi Pemandu Gunung Indonesia (APGI) ini, berlangsung interaktif. Peserta saling berinteraksi, sehingga acara berlangsung meriah dan tidak membosankan.
Sebelum kegiatan utama dimulai, diberikan beberapa tips dan diadakan kuis online terkait Gunung Rinjani, budaya, pariwisata dan hal terkait lainnya. Dibagikan pula itenerary pendakian dan berbagai kegiatan lain di seputar Lombok, di antaranya ke perajin keramik di Banyumulek, menjelajahi desa-desa adat, pantai, sampai makanan khas Lombok.
Pendakian dilakukan dengan menggabungkan Google Map, foto 360 derajat, video, dan story telling. Hasilnya cukup menyenangkan, apalagi interaksi pemandu dan peserta berlangsung lancar menghidupkan suasana. Waktu pendakian virtual selama kurang lebih 1,5 berlangsung tanpa terasa.
Lewat acara pendakian virtual ini, para peserta bisa menanyakan banyak hal untuk melakukan pendakian nanti di era new normal.
Agenda PendakianBuat yang kangen mendaki atau para pemula yang ingin mendaki secara virtual, catat beberapa agenda pendakian lain yang akan segera berlangsung. Biaya pendakian Rp50 ribu/orang. Ada juga harga grup. Untuk small grup (3-15 pax) Rp500 ribu, mediun grup (16-50) Rp2.000.000, dan grup besar (51-100 pax) Rp4.000.000.
Baca juga:
Tragedi Wisatawan Brasil di Gunung Rinjani: Kemenparekraf Perketat Aturan Pendakian Ekstrem
Gunung PrauSabtu 13 Juni 2020Pukul 19.00-21.00
Gunung PapandayanSabtu 20 Juni 2020Pukul 19.00 -21.00