Rabu, 28 Januari 2026

Semua Jalur Pendakian Gunung Rinjani Ditutup Sementara Mulai 1 Agustus 2025, Ini Alasannya


  • Rabu, 23 Juli 2025 | 19:00
  • | News
 Semua Jalur Pendakian Gunung Rinjani Ditutup Sementara Mulai 1 Agustus 2025, Ini Alasannya Kepala Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (BTNGR) Yarman. ANTARA/Nur Imansyah.

MATARAM, ARAHDESTINASI.COM – Bagi para pendaki yang merencanakan perjalanan ke Gunung Rinjani, harap bersabar. Seluruh jalur pendakian menuju puncak Rinjani di Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat, akan ditutup sementara mulai 1 hingga 10 Agustus 2025. Penutupan ini diumumkan oleh Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (BTNGR) sebagai respons atas insiden kecelakaan yang terjadi di area Danau Segara Anak.

Penutupan Sementara Demi Keamanan Pendaki

Kepala BTNGR, Yarman, menyatakan bahwa keputusan ini diambil usai rapat koordinasi terkait keselamatan dan penanganan darurat yang dipimpin oleh Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan serta Direktorat Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.

"Penutupan jalur berlaku selama 10 hari, dari tanggal 1 hingga 10 Agustus 2025," ujar Yarman dalam keterangan resmi di Mataram, Rabu (23/7/2025).

Langkah ini tertuang dalam Surat Pengumuman Nomor: PG.5/T.39/TU/KSA.04.01/B/07/2025, sebagai upaya penguatan aspek keselamatan dan kesiapan tim penanggulangan insiden di kawasan Taman Nasional Gunung Rinjani.

Daftar Jalur Pendakian yang Ditutup

Berikut enam jalur resmi pendakian yang akan ditutup sementara:

1. Jalur Senaru (Kabupaten Lombok Utara)

2. Jalur Torean (Kabupaten Lombok Utara)

3. Jalur Sembalun (Kabupaten Lombok Timur)

4. Jalur Timbanuh (Kabupaten Lombok Timur)

5. Jalur Tetebatu (Kabupaten Lombok Timur)

6. Jalur Aik Berik (Kabupaten Lombok Tengah)

Kebijakan untuk Pendaki yang Sudah Memesan Tiket

BTNGR memberikan solusi bagi pendaki yang telah memiliki e-ticket untuk periode 1–10 Agustus 2025. Mereka diperbolehkan melakukan penjadwalan ulang (reschedule) selama musim pendakian 2025 masih berlangsung. Selain itu, tersedia opsi pengembalian biaya (refund) untuk tiket dan asuransi apabila pendakian dibatalkan.

 

Editor : Farida Denura

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

News Terbaru