Loading
Foto: Michelle Maria dari Pixabay
ARAHDESTINASI.COM: Minggu depan, Thailand akan menerima turis asing pertama sejak menutup pintu pada April 2020 untuk mengantisipasi penyebaran COVID-19.
“Penerbangan pertama akan membawa 120 wisatawan dari Guangzhou yang terbang langsung terbang ke resort di Phuket. Penerbangan tersebut menandai dimulainya kembali pariwisata internasional yang dilakukan secara bertahap,” ujar Gubernur Otoritas Pariwisata Thailand Yuthasak Supasorn seperti dikutip Reuters
Thailand telah menjaga infeksi virus korona agar tetap rendah dengan hanya 3.559 kasus dan 59 kematian. Namun, ekonomi Thailand terpukul sejak ada larangan pengunjung asing yang dimulai pada bulan April.
Pemerintah mengharapkan akan ada 1.200 wisatawan di bulan pertama pembukaan penerbangan internasional, dan bisa menghasilkan pendapatan sekitar 1 miliar baht dan 12,4 miliar baht selama satu tahun dengan perkiraan bisa menarik 14.400 wisatawan.
Pengunjung atau wisatawan yang diperbolehkan masuk berasal dari negara-negara yang dianggap berisiko rendah.
“Kami membatasi jumlah wisatawan yang masuk dan akan mengatur dengan gelang dan aplikasi untuk mengikuti atau melacak pergerakan," kata Perdana Menteri Prayut Chan-o-cha.
Yuthasak mengatakan, wisatawan yang datang akan mendapatkan visa tinggal untuk jangka panjang mulai 8 Oktober dan akan tinggal di karantina negara selama 14 hari.
Baca juga:
Berlibur Sambil Belajar di Pulau yang Menginspirasi, bersama SAii Resorts di Thailand SelatanPengunjung yang datang diharuskan memiliki asuransi kesehatan dan hasil negatif tes virus korona 72 jam sebelum bepergian dan akan diuji dua kali di karantina.
"Sistem perlindungan Thailand dapat mencegah gelombang kedua," kata seorang juru bicara pemerintah. (*)