Loading
Menteri Pariwisata Ajak Masyarakat Prioritaskan Keamanan saat Liburan Sekolah. (Dok Kemenpar)
JAKARTA, ARAHDESTINASI.COM - Menjelang masa liburan sekolah, Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana mengimbau masyarakat untuk mengutamakan keselamatan dan keamanan dalam setiap aktivitas wisata. Ia berharap momen libur sekolah tahun ini menjadi pengalaman yang menyenangkan sekaligus bermakna bagi seluruh keluarga.
"Saya mengajak semua keluarga untuk menjadikan keselamatan sebagai prioritas utama agar liburan benar-benar menjadi momen yang penuh arti," ujar Menteri Pariwisata di Jakarta, baru-baru ini.
Masyarakat disarankan memilih moda transportasi publik yang laik jalan dan memiliki izin resmi untuk memastikan perjalanan yang aman dan nyaman. Selain itu, seluruh pelaku usaha pariwisata, termasuk penyedia transportasi, hotel, restoran, dan pengelola destinasi, diminta meningkatkan standar layanan dan keamanan demi kenyamanan wisatawan.
Baca juga:
Pariwisata Indonesia Cetak Pertumbuhan Positif, Kemenparekraf Genjot Promosi & Event DaerahUntuk mendukung keselamatan wisata selama masa libur sekolah, Kementerian Pariwisata (Kemenpar) telah mengedarkan surat edaran kepada pemerintah daerah, asosiasi, serta pelaku industri pariwisata. Edaran tersebut dilengkapi dengan 23 modul panduan mitigasi risiko. Koordinasi lintas sektor terus diperkuat, termasuk dalam pelaksanaan prinsip Cleanliness, Health, Safety, and Environmental Sustainability (CHSE) di setiap destinasi.
Liburan sekolah menjadi salah satu puncak pergerakan wisatawan nusantara, selain periode Lebaran dan Natal-Tahun Baru. Pemerintah menargetkan 1,08 miliar perjalanan wisatawan nusantara tahun ini, yang diharapkan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah dan nasional pada kuartal kedua 2025.
Untuk mengoptimalkan pergerakan wisatawan, pemerintah meluncurkan stimulus konsumsi domestik senilai Rp24,44 triliun sejak 5 Juni 2025. Program ini mencakup diskon tiket kereta api sebesar 30 persen untuk 2,8 juta penumpang, potongan 6 persen untuk tiket pesawat ekonomi, serta diskon 50 persen angkutan laut, dengan total anggaran Rp940 miliar.
Potongan tarif tol sebesar 20 persen juga diberikan kepada sekitar 110 juta pengguna jalan tol selama libur sekolah Juni–Juli, dengan anggaran Rp650 miliar.
Baca juga:
Menteri Pariwisata Dampingi Ibu Negara Prancis Kunjungi Borobudur dan Acara Spouse ProgramKementerian Pariwisata mendukung program ini melalui kampanye promosi destinasi lokal #DiIndonesiAja dan kerja sama dengan pelaku industri dalam memasarkan paket wisata libur sekolah.