Rabu, 28 Januari 2026

Kemenpar Latih 1.600 SPPI, Dukung Program Makan Bergizi Gratis


  • Kamis, 19 Juni 2025 | 08:00
  • | News
 Kemenpar Latih 1.600 SPPI, Dukung Program Makan Bergizi Gratis Kemenpar Latih 1600 SPPI Dukung Program Makan Bergizi Gratis Dok Kemenpar
BANDUNG, ARAHDESTINASI.COM - Kementerian Pariwisata memberikan pelatihan dan pendampingan pengelolaan dapur terintegrasi kepada Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) sebagai bentuk dukungan pada program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG).

Pelatihan yang berlangsung di Politeknik Pariwisata (Poltekpar) NHI Bandung, Jawa Barat, dari tanggal 11 hingga 24 Juni 2025 itu menjadi bentuk kontribusi sektor pariwisata dalam membangun ketahanan gizi dan memperkuat kualitas sumber daya manusia Indonesia.

 

Menteri Pariwisata (Menpar) Widiyanti Putri Wardhana, menekankan pentingnya peran generasi muda dalam membangun ketahanan pangan nasional. Ia menyebut dapur bukan hanya tempat memasak, melainkan fondasi utama dalam penyediaan gizi sehat bagi masyarakat.

“Kami mempersiapkan generasi muda Indonesia yang tangguh, terampil, dan siap berkontribusi di berbagai lini, termasuk dari balik dapur, sebagai tempat dimulainya semangat melayani dan fondasi ketahanan gizi bangsa,” ujar Widiyanti  dalam kunjungannya ke Poltekpar NHI Bandung, Jawa Barat, baru-baru ini.

Menpar menjelaskan, para peserta yang mengikuti pelatihan ini, telah diseleksi dan dididik untuk dapat menjadi pengelola atau kepala dapur yang kompeten. Dalam pelatihan ini, peserta tidak hanya belajar teknik pengolahan bahan pangan, mereka juga menempa berbagai keterampilan lain seperti manajerial, kepemimpinan, dan pengabdian kepada masyarakat.
 
Pemilihan Poltekpar NHI Bandung sebagai lokasi belajar SPPI membuktikan sekolah pariwisata ini merupakan pilar penting dalam mencetak Sumber Daya Manusia (SDM) pariwisata yang unggul, kompeten, dan berdedikasi.
 
Dalam kesempatan tersebut, Menteri Pariwisata juga menyampaikan perlunya dukungan berbagai pihak mulai dari Kementerian/Lembaga, Pemerintah Daerah, akademisi, hingga masyarakat dalam menyukseskan program nasional Makan Bergizi Gratis untuk membuka akses gizi sehat bagi rakyat.
 
“Saya yakin dengan kolaborasi seperti ini, kita bisa melangkah bersama menuju Indonesia yang lebih sehat, tangguh, dan sejahtera. Menuju Indonesia Emas 2045,” katanya.
 
Kepala BGN, Dadan Hindayana, mengapresiasi inisiatif Kementerian Pariwisata dan Universitas Pertahanan (Unhan) atas kolaborasi pelaksanaan pelatihan pengelola dapur terintegrasi kepada SPPI. Menurutnya, program ini sangat penting untuk memperkuat SDM pengelola dapur yang nantinya akan mengelola dapur penyedia makanan untuk program MBG.  
 
"Begitu mereka lulus nanti kami akan sebar (lulusan SPPI) ke seluruh Indonesia untuk mendirikan satuan-satuan penyuluhan gizi di seluruh Indonesia sehingga akan terbentuk minimal 30 ribu satuan pelayanan gizi di Indonesia yang melayani 82,9 juta penerima manfaat. Mulai dari Ibu hamil, ibu menyusui, anak balita, dan seluruh anak sekolah termasuk santri dan sekolah keagamaan lainnya," kata Dadan.
 
Rektor Unhan, Letnan Jenderal (Purn.) Dr. Anton Nugroho, menambahkan pihaknya menyadari bahwa ketahanan pangan dan pengelolaan gizi yang baik merupakan fondasi penting dalam membangun ketahanan nasional yang lebih komprehensif. Karena itu, kolaborasi dan sinergi yang terjalin antara Unhan dengan Kementerian Pariwisata dan BGN perlu diperkuat dalam menyukseskan program MBG.
 
"Melalui program ini kami tidak hanya mengajarkan aspek teknis, mengelola dapur tetapi juga menanamkan nilai-nilai disiplin, profesionalisme, dan semangat pengabdian kepada bangsa dan negara Indonesia," ujar Anton.
 
Hadir pada kesempatan itu, Sekretaris Kementerian Pariwisata, Bayu Aji; Deputi Bidang Sumber Daya dan Kelembagaan Kementerian Pariwisata, Martini Mohammad Paham; serta Direktur Poltekpar NHI Bandung, Anwari Masatip.
Editor : Lintang Rowe

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

News Terbaru