Rabu, 28 Januari 2026

Menpar Ajak Milenial Promosi Lewat Milenial Tourism Center


  • Minggu, 26 Mei 2019 | 00:41
  • | News
 Menpar Ajak Milenial Promosi Lewat Milenial Tourism Center Foto: Dok Biro Komblik Kemenpar

ARAHDESTINASI.COM: Menteri Pariwisata Arief Yahya mengajak anak-anak muda untuk mempromosikan destinasi-destinasi wisata kuliner yang ada di daerahnya masing-masing melalui program Millenial Tourism Corner, salah satu program menggandeng generasi milenial yang dilakukan Kementerian Pariwisata (Kemenpar).

Kemenpar, kata Arief, memiliki berbagai strategi untuk memajukan wisata kuliner Indonesia di antaranya dengan menetapkan destinasi wisata kuliner unggulan di Indonesia antara lain Bali dan Bandung.

“Portofolio bisnis pariwisata kita, 60 persen orang datang karena faktor budaya. Dari 60 persen itu, 45 persen uangnya digunakan untuk kuliner dan belanja. Karena itu, mencicipi masakan Indonesia itu bisa menjadi teaser atau promosi pembuka sebelum mereka terbang ke Indonesia. Dan para milenial harus mempromosikannnya,” ujar Arief Yahya saat acara Millennial Tourism Corner di Upnormal Coffee Roster Cihampelas 96, Bandung, belum lama ini.

Dia menjabarkan, rata-rata pengeluaran wisman untuk keperluan makan dan minum sebesar US$ 400 atau mencapai 30 persen dari total pengeluarannya sebesar US$ 1.200 perwisman dalam satu kali kunjungan. Terlebih dampak wisata kuliner terhadap perekonomian (PDB) nasional, pada 2016 sudah mencapai Rp150 triliun.

“Tren preferensi kuliner lokal ini juga tercermin pada data terbaru yang dikeluarkan oleh BPS dan Bekraf yang menunjukkan PDB ekonomi kreatif Indonesia pada 2016 adalah sebesar Rp923 triliun atau 7,4 persen dari total PDB negara,” katanya.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Tim Percepatan Pengembangan Millennial Tourism Kemenpar Gabriella Patricia Mandolang mengatakan, Millennial Tourism Corner adalah sebuah program unggulan yang digagas oleh timnya. Ini sebagai sarana pendorong minat generasi milenial untuk terlibat dalam industri pariwisata.

“Saya berharap kita tidak hanya menjadi penikmat pariwisata Indonesia. Tetapi juga memanfaatkan semua peluang yang ada dalam ekosistem pariwisata dan menjadi bagian di dalamnya,” katanya.

Gabriella juga menjelaskan, kegiatan Millenial Tourism Corner diselenggarakan di beberapa kota besar di Indonesia, dengan konsep Road and Talkshow. Nantinya konsep akan mengangkat tema berbeda di setiap kota, berdasarkan potensi sektor pariwisata di daerah tersebut.

“Untuk di Bandung kami mengangkat tema, ‘Jalan Makan Jalan’. Karena Bandung memiliki potensi kuliner yang besar dan banyak yang menyebut bahwa Bandung merupakan surga kuliner. Mau makan apa saja ada di Bandung,” katanya. (*)

Editor : Lintang Rowe

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

News Terbaru