Rabu, 28 Januari 2026

Tiga Langkah untuk Membuat Kuliner Indonesia Mendunia


  • Selasa, 18 September 2018 | 21:59
  • | News
 Tiga Langkah untuk Membuat Kuliner Indonesia Mendunia Foto: Dok Kemenpar

ARAHDESTINASI.COM: Ada tiga langkah yang harus diperbaiki agar kuliner Indonesia bisa mendunia, yakni menetapkan national food, destinasi wisata kuliner, dan melakukan co-branding restoran Indonesia di seluruh dunia.

Tiga langkah itu menurut Menteri Pariwisata Arief Yahya, perlu dilakukan karena kuliner dan belanja merupakan pengeluaran terbesar wisatawan yang persentasenya bisa mencapai 30% hingga 40% dari seluruh pengeluaran. “Wisata kuliner memberikan kontribusi tertinggi bagi PDB, yaitu sebesar 42%,” katanya dalam jumpa pers Wonderful Indonesia Culinary and Shopping Festival (WICSF) 2018 di Jakarta.

Menpar juga menyampaikan wisata kuliner itu mempunyai portofolio produk sempurna, karena Size-nya besar, Sustainability tinggi, dan Spread-nya besar. Namun untuk menarik wisatawan asing agar mau berwisata kuliner, ada beberapa hal yang harus diperbaiki, yakni national food, destinasi wisata kuliner, dan melakukan co-branding restoran Indonesia di seluruh dunia.

Thailand, tutur Arief Yahya, memiliki tom yum sebagai national food. Negara itu juga punya banyak destinasi wisata kuliner, serta sekitar 16 ribu restoran Thailand yang tersebar di seluruh dunia. “Kita menetapkan Soto sebagai national food, ditambah 4 makanan lainnya, yaitu rendang, nasi goreng, sate, dan gado-gado sebagai national food ementerian Pariwisata. Untuk destinasi kuliner kita telah menetapkan Bali, Bandung dan Joglosemar (Yogyakarta, Solo, dan Semarang),” terangnya.

Lalu bagaimana dengan penyebaran restoran Indonesia di seluruh dunia? “Kalau mengikuti cara Thailand yang memberikan soft loan sekitar Rp 1,5 miliar per restoran, kita tidak mempunyai anggaran. Sebagai solusi, kita menggandeng 10 restoran diaspora di mancanegara untuk melakukan co-brandingWonderful Indonesia. Mereka menyajikan national food seperti Soto, rendang, nasi goreng, sate, dan gado-gado,” jujarnya. (*)

Editor : Lintang Rowe

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

News Terbaru