Loading
Foto: Arek Socha from Pixabay
ARAHDESTINASI.COM: Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif tengah membahas kemungkinan membuat paket gabungan vaksin Covid-19 sembari berwisata.
Pembahasan itu dipicu maraknya penawaran paket wisata dan vaksinasi yang belakangan banyak beredar di masyarakat.
“Kita mencegah adanya kebocoran wisatawan yang harusnya berwisata di dalam negeri, menghabiskan uang dengan membeli paket wisata dan vaksin. Belakangan beredar paket seperti itu dengan harga yang cukup terjangkau untuk kalangan menengah atas, di antaranya ke Amerika,” tutur Menteri Pariwisata Sandiaga Uno dalam Weekly Press Briefing, Rabu (2/6).
Baca juga:
Pariwisata Indonesia Cetak Pertumbuhan Positif, Kemenparekraf Genjot Promosi & Event DaerahSaat ini tutur Sandiaga, pihaknya tengah mendiskusikan kemungkinan, konsep, dan detail pelaksanaan pembuatan paket gabungan wisata dan vaksinasi.
“Sudah ada satu proposal dari pelaku pariwisata yang intinya memungkinkan tidak membuat paket wisata seperti itu. Kita sekarang sedang diskusikan. Vaksinasi bisa dibungkus dengan paket wisata ke beberapa destinasi yang membutuhkan wisatawan,” katanya.
Belakangan bermunculan tawaran paket wisata sekaligus vaksinasi ke beberapa kota di Amerika Serikat dengan harga mulai Rp19,98 juta. Paket tersebut sudah termasuk ptiket pesawat, hotel, masuk tempat wisata, pemandu perjalanan, dan vaksinasi Covid-19. (*)