Loading
Suasana di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar yang siap menjadi etalase wisata Sulsel. ANTARA/ Suriani Mappong
MAKASSAR, ARAHDESTINASI.COM – Bandara Internasional Sultan Hasanuddin tidak lagi hanya berfungsi sebagai tempat keberangkatan dan kedatangan penumpang. PT Angkasa Pura Indonesia (API) bersama Pemerintah Kota Makassar kini berupaya menjadikan bandara terbesar di kawasan timur Indonesia itu sebagai etalase promosi pariwisata Sulawesi Selatan.
Langkah ini diharapkan dapat memperkuat posisi Makassar sebagai pintu gerbang wisata Indonesia Timur sekaligus mendorong peningkatan jumlah kunjungan wisatawan ke berbagai destinasi unggulan di Sulawesi Selatan.
General Manager Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Ruly Artha, mengatakan kolaborasi tersebut akan difokuskan pada promosi destinasi wisata, agenda budaya, event daerah, hingga pemanfaatan ruang publik bandara sebagai media memperkenalkan kekayaan Sulawesi Selatan kepada para penumpang.
Menurutnya, transformasi yang sedang dilakukan menjadikan Bandara Sultan Hasanuddin lebih dari sekadar fasilitas transportasi udara. Ke depan, bandara diharapkan mampu menghadirkan pengalaman wisata sejak pertama kali wisatawan menginjakkan kaki di Sulawesi Selatan.
“Bandara bukan hanya tempat transit, tetapi juga dapat menjadi ruang yang memperkenalkan identitas daerah melalui budaya, atraksi, dan berbagai agenda pariwisata,” ujarnya di Makassar, Senin (1/6/2026).
Bandara Jadi Pusat Promosi Wisata dan Event Daerah
Sebagai salah satu hub penerbangan tersibuk di Indonesia bagian timur, Bandara Sultan Hasanuddin dinilai memiliki posisi strategis untuk memperkenalkan destinasi wisata Sulawesi Selatan kepada wisatawan domestik maupun mancanegara.
Melalui konsep promosi yang lebih terintegrasi, para penumpang yang singgah atau transit di Makassar diharapkan tertarik untuk menjelajahi berbagai destinasi wisata yang ada di Sulawesi Selatan. Bahkan, strategi ini juga diharapkan mampu mendorong wisatawan memperpanjang masa tinggal mereka di daerah tersebut.
Angkasa Pura Indonesia juga menyatakan kesiapannya mendukung promosi berbagai kegiatan daerah melalui media promosi yang tersedia di area bandara. Selain itu, sejumlah mini event dan atraksi akan digelar secara berkala untuk menarik perhatian para pengguna jasa bandara.
Ruang Kreatif untuk Seniman dan Komunitas Lokal
Tidak hanya fokus pada promosi destinasi wisata, Bandara Sultan Hasanuddin juga akan menjadi ruang ekspresi bagi para pelaku seni dan komunitas kreatif lokal.
Melalui penyediaan panggung pertunjukan dan area pameran khusus, berbagai karya seni, budaya, hingga produk ekonomi kreatif khas Sulawesi Selatan dapat ditampilkan kepada penumpang yang datang maupun berangkat dikutip Antara.
Inisiatif ini diharapkan mampu memperkenalkan kekayaan budaya Sulawesi Selatan secara lebih luas sekaligus membuka peluang promosi bagi para pelaku industri kreatif daerah.
Dengan konsep tersebut, Bandara Sultan Hasanuddin diproyeksikan menjadi wajah pertama pariwisata Sulawesi Selatan yang menyambut wisatawan, sekaligus menjadi sarana efektif untuk memperkenalkan pesona daerah kepada dunia.