Loading
Foto: Michelle Maria from Pixabay
ARAHDESTINASI.COM: Perbatasan antardua negara bagian terpadat di Australia, Victoria dan New South Wales akan ditutup setelah terjadi lonjakan kasus COVID-19 di Melbourne.
Keputusan penutupan itu seperti dilansir dari berbagai sumber akan dimulai Selasa (7/7).
Kepala Pemerintahan (Premier) Victoria Daniel Andrews mengatakan, keputusan itu diambil bersama Premier New South Wales Gladys Berejiklian dan Perdana Menteri Australia Scott Morrison.
“Ini adalah langkah pencegahan untuk membendung penyebaran COVID-19,” ujar Andrews kepada wartawan. Dia tidak menyebutkan sampai kapan penutupan perbatasan akan dibuka kembali.
Kemarin malam Melbourne melaporkan 127 kasus baru. Angka itu lonjakan tertinggi sejak pandemi dimulai. (*)