Sabtu, 13 Juni 2026

Jepang Larang Penggunaan Power Bank di Pesawat Mulai April


  • Senin, 02 Maret 2026 | 10:45
  • | News
 Jepang Larang Penggunaan Power Bank di Pesawat Mulai April Jepang Larang Penggunaan Power Bank di Pesawat Mulai April. (Pixabay)

TOKYO, ARAHDESTINASI.COM - Pemerintah Jepang akan melarang penggunaan power bank di dalam pesawat mulai pertengahan April melalui revisi aturan penerbangan sipil. Kebijakan ini ditetapkan oleh Kementerian Perhubungan setelah munculnya serangkaian kejadian keselamatan yang melibatkan baterai portabel di kabin.

Proses revisi regulasi telah dibuka untuk komentar publik sejak 27 Februari dan juga disusun untuk menyesuaikan aturan internasional baru yang diperkirakan akan segera dirilis oleh Organisasi Penerbangan Sipil Internasional . Aturan tersebut akan memperketat syarat jumlah baterai cadangan yang boleh dibawa penumpang.

Saat ini, dilansir Asahi Shimbun , baterai ponsel dikategorikan sebagai baterai cadangan dan dilarang dimasukkan ke bagasi terdaftar. Untuk tas kabin, baterai di atas 160 watt-jam tetap dilarang, sedangkan baterai di atas 100 watt-jam dibatasi maksimal dua unit. Tidak ada batasan jumlah untuk baterai berkapasitas 100 watt-jam atau kurang.

Dalam aturan baru, total baterai cadangan termasuk power bank akan dibatasi hanya dua unit per penumpang. Pengisian daya di dalam pesawat juga akan dilarang dan penumpang akan diminta tidak menggunakannya selama penerbangan. Maskapai domestik diperkirakan menerapkan larangan penggunaan langsung di kabin sebagai bagian dari standar keselamatan tambahan.

Langkah ini memicu kejadian keselamatan penerbangan dalam setahun terakhir. Pada bulan Januari tahun lalu, kebakaran diduga berasal dari power bank di pesawat milik Air Busan di Bandara Internasional Gimhae , Korea Selatan. Seluruh 176 penumpang dan bangun selamat, namun 27 orang mengalami luka. Penyelidik menemukan sisa power bank hangus di dekat kompartemen bagasi atas yang diyakini menjadi sumber api.

Insiden lain terjadi di Jepang ketika baterai ponsel terbakar dalam penerbangan Hawaiian Airlines dari Honolulu menuju Bandara Haneda pada bulan April tahun lalu. Pada bulan Oktober, asap juga terlihat keluar dari baterai ponsel dalam penerbangan All Nippon Airways dari Naha ke Haneda.

Sejak Juli tahun lalu, maskapai besar Jepang telah meminta penumpang untuk tidak menyimpan power bank di kompartemen atas dan menyarankan agar perangkat disimpan di dekat tempat duduk agar mudah dilindungi. Regulasi baru ini menandai langkah tegas otoritas Jepang untuk memperketat standar keselamatan penerbangan seiring meningkatnya kekhawatiran terhadap risiko baterai lithium di kabin.

Editor : Lintang Rowe

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

News Terbaru