Loading
Suasana bagian dalam bus dengan konsep open dining of Jakarta". Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memulai uji coba layanan dengan konsep wisata kuliner di atas bus yang dipadukan dengan panorama kota itu di kawasan Kali Besar, Kota Tua, Jakarta, Kamis (23/7/2026). ANTARA/HO-Pemprov DKI Jakarta.
JAKARTA, ARAHDESTINASI.COM – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menghadirkan pengalaman wisata baru yang memadukan kuliner, hiburan, dan panorama ibu kota melalui layanan Open Dining of Jakarta. Konsep ini memungkinkan masyarakat menikmati hidangan lengkap sambil berkeliling Jakarta menggunakan bus wisata.
Program tersebut mulai diuji coba pada Kamis (23/7/2026) dan dijadwalkan resmi dibuka untuk masyarakat pada 1 Agustus 2026. Pemesanan tiket sudah dapat dilakukan mulai 25 Juli 2026 melalui aplikasi TJ: Transjakarta.
Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, mengatakan inovasi ini dihadirkan agar masyarakat maupun wisatawan dapat melihat Jakarta dari sudut pandang yang berbeda.
"Kami berharap masyarakat dapat menikmati Jakarta bukan hanya sebagai kota metropolitan, tetapi juga mengenal sejarah, budaya, dan identitasnya melalui pengalaman yang berbeda," ujarnya di Jakarta, Kamis (23/7/2026).
Peluncuran Open Dining of Jakarta dilakukan bersamaan dengan peresmian layanan Open Top Tour rute Jakarta Batavia (Sarinah–Kota Tua) yang menggunakan bus tingkat beratap terbuka.
Menurut Rano, kedua layanan tersebut merupakan bagian dari strategi Pemprov DKI untuk memperkuat sektor pariwisata, menghidupkan kembali kawasan bersejarah, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif menuju Jakarta sebagai kota global yang berbudaya.
"Melalui Open Top Tour, masyarakat dan wisatawan dapat menikmati sisi modern, sejarah, budaya, hingga perkembangan Jakarta dalam satu layanan wisata," katanya dikutip Antara.
Sementara itu, Direktur Utama PT Transjakarta, Welfizon Yuza, menjelaskan layanan Open Dining of Jakarta akan beroperasi dua hingga tiga kali setiap hari dengan kapasitas 30 penumpang dalam setiap perjalanan.
Layanan ini dapat dinikmati oleh individu maupun rombongan untuk berbagai kegiatan dan acara khusus. Tarif yang ditawarkan sebesar Rp500 ribu per orang, sudah termasuk paket makan lengkap yang terdiri atas hidangan pembuka, menu utama, hingga pencuci mulut.
Tak hanya menikmati sajian kuliner, penumpang juga akan disuguhkan hiburan musik biola secara langsung serta narasi mengenai sejarah kawasan yang dilintasi dan cerita di balik menu makanan yang disajikan.
Menurut Welfizon, antusiasme masyarakat terhadap wisata bus Transjakarta cukup tinggi. Hal itu terlihat dari layanan Open Top Tour yang sebelumnya telah beroperasi dan hampir selalu dipenuhi penumpang pada setiap perjalanan.
Kehadiran Open Dining of Jakarta diharapkan menjadi daya tarik baru bagi wisatawan lokal maupun mancanegara yang ingin menikmati pengalaman kuliner sekaligus menjelajahi keindahan dan sejarah ibu kota dalam satu perjalanan.