Loading
Foto: Dok Biro Komblik Kemenpar
ARAHDESTINASI.COM: Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya ingin membekali para mitra GrabBajaj sebagai moda transportasi lokal ikonik di Jakarta dengan pelatihan tentang destinasi pariwisata.
“Dengan diluncurkannya layanan GrabBajay sebagai moda transportasi khususnya bagi wisatawan, saya mengharapkan para pengemudi dapat meningkatkan pelayanan. Untuk itu, kami ingin ikut berkontriusi memberikan training bagi para pengemudi mengenai destinasi wisata di kisaran Jakarta. Ini dimaksudkan agar pengemudi sekaligus bisa menjadi pemandu wisata," ujar Arief Yahya saat Grand Launching GrabBajaj di Museum Bank Indonesia, belum lama ini.
Peluncuran layanan GrabBajay menurut Arief, menjadi terobosan daya tarik pariwisata yang tidak hanya dapat meningkatkan kunjungan wisatawan ke destinasi wisata tapi juga memberikan pengalaman unik dan menarik bagi wisatawan.
Baca juga:
Pariwisata Indonesia Cetak Pertumbuhan Positif, Kemenparekraf Genjot Promosi & Event Daerah"GrabBajay memang diperuntukan terutama bagi wisatawan karena wisatawan menyukai hal unik. Ini akan menjadi daya tarik tersendiri," ujarnya.
Terobosan ini merupakan bagian dari kerja sama berkelanjutan antara Grab dengan Kementerian Pariwisata untuk mendukung program Co-Branding Wonderful Indonesia.
Sebelumnya, terang Arief, Grab juga telah melakukan Co-branding Wonderful Indonesia di berbagai layanan, konten informasi, dan promosi interaktif yang berkaitan dengan destinasi wisata Tanah Air melalui platform Grab termasuk dalam sewa GrabCar, GrabDaily, GrabFood, dan GrabRewards.
Presiden Grab Indonesia Ridzki Kramadibrata memperkenalkan GrabBajay sebagai alternatif layanan moda transportasi bagi wisatawan di destinasi wisata.
"Dengan dukungan teknologi digital, kendaraan roda tiga memiliki potensi baru bagi pariwisata. Bajay menjadi atraksi bagi turis asing karena unik dan ramah lingkungan. Seperti Tuktuk di Thailand, atau Jeepney di Filipina, maka Bajay merupakan Ikon Jakarta, sudah ada sejak lama dari tahun 1970an," ujarnya.
Saat ini GrabBajay memiliki 60 mitra yang akan beroperasi. Para mitra ini tidak hanya dilengkapi oleh seragam dan topi, tapi juga dibekali pelatihan keamanan, keselamatan, dan penggunaan aplikasi.
"Dalam waktu dekat akan bertambah 40 orang menjadi 100 mitra dan akan terus bertambah," kata Ridzki.
Pemesanan GrabBajay dapat dilakukan di sejumlah wilayah seperti sekitar Kota Tua, ITC Mangga Dua, Stasiun Mangga Besar, Stasiun Sawah Besar, dan Pasar Baroe. Wilayah tersebut dipilih karena dianggap sebagai pemukiman yang cukup padat beserta pusat kegiatan ekonomi dan pariwisata yang sibuk. (*)