Rabu, 28 Januari 2026

H3 Summit 2025: Humas Hotel Jadi Kunci Komunikasi Pariwisata Berkelanjutan


  • Rabu, 01 Oktober 2025 | 09:30
  • | News
 H3 Summit 2025: Humas Hotel Jadi Kunci Komunikasi Pariwisata Berkelanjutan H3 Summit 2025, forum nasional yang digelar oleh Himpunan Humas Hotel (H3) Indonesia pada Kamis, 25 September 2025 di Gedung Sapta Pesona, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf), Jakarta. (Foto: Dok. Kemenparekraf)

JAKARTA, ARAHDESTINASI.COM - Dunia perhotelan Indonesia kini semakin serius mengintegrasikan keberlanjutan ke dalam strategi bisnis dan komunikasi. Isu ini menjadi sorotan utama dalam H3 Summit 2025, forum nasional yang digelar oleh Himpunan Humas Hotel (H3) Indonesia pada Kamis, 25 September 2025 di Gedung Sapta Pesona, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf), Jakarta.

Dengan tema “How Sustainability in Tourism Will Improve Your Hotel’s Business and Reputation”, acara ini menghadirkan ratusan peserta dari kalangan humas hotel, pimpinan manajemen perhotelan, asosiasi industri, pemerintah, hingga media. Tujuan utamanya jelas: mendorong penerapan Environmental, Social, and Governance (ESG) di sektor pariwisata.

Keberlanjutan Bukan Lagi Pilihan

Deputi Bidang Industri dan Investasi Kemenparekraf, Rizki Handayani, menegaskan bahwa keberlanjutan kini menjadi kebutuhan strategis agar pariwisata Indonesia tetap relevan. “Humas hotel harus mampu membangun narasi positif, tidak hanya tentang produk hotel, tetapi juga pariwisata Indonesia yang menekankan prinsip berkelanjutan,” ujarnya.

Hal senada juga disampaikan oleh Ketua Umum PHRI, Hariyadi Sukamdani, yang menekankan bahwa penerapan praktik ramah lingkungan akan memberi dampak besar: mulai dari efisiensi energi, peningkatan kepercayaan tamu, hingga menjaga daya saing industri.

ESG dalam Praktik: Dari Energi Hingga Komunikasi

Dalam sesi diskusi panel yang dipandu Alistair Speirs (MVB Sustainability Consultants), para pakar membedah empat topik utama:

  • Tantangan dan peluang ESG di industri perhotelan.
  • Solusi konkret untuk sektor swasta.
  • Manajemen energi, limbah, dan air.
  • Strategi komunikasi dan pemasaran keberlanjutan.

Berbagai contoh nyata pun dipaparkan. Hotel Grand Sahid Jaya Jakarta, misalnya, telah menerapkan sistem pengelolaan limbah yang terstruktur. Ada pula praktik pemurnian air, daur ulang pakaian, hingga pengomposan sampah organik yang mulai diadopsi hotel-hotel lain.

Menurut Rizki Handayani, pemerintah juga mendukung lewat sejumlah program, mulai dari penanganan food waste, penghargaan Green Hotel, hingga implementasi ekonomi biru, hijau, dan sirkular (BGCE).

Peran Humas dalam Pariwisata Berkelanjutan

Ketua H3 Indonesia, Yulia Maria, menegaskan bahwa komunikasi adalah jembatan penting antara praktik keberlanjutan dan citra positif hotel. “Kami percaya komunikasi yang tepat memperkuat komitmen keberlanjutan dan reputasi perhotelan Indonesia. H3 Summit menjadi momentum menuju pariwisata yang inklusif, berdaya saing, dan berkelanjutan,” ungkapnya.

Selain sebagai ruang diskusi, H3 Summit 2025 juga menjadi ajang konsolidasi organisasi. Pada kesempatan ini, H3 Indonesia meresmikan pengurus baru BPC Semarang, melengkapi jaringan sebelumnya di Yogyakarta, Surabaya, Bandung, dan Bogor.

Momentum Pariwisata Berkualitas

Indonesia menargetkan pengurangan emisi gas rumah kaca 31,89% pada 2030 dengan usaha sendiri, atau 43,2% dengan dukungan internasional. Target lainnya adalah pengelolaan 70% limbah pada 2025 dan pengurangan food waste hingga 35% pada 2030.

Melalui keterlibatan industri perhotelan dan dukungan humas dalam mengomunikasikan keberlanjutan, target tersebut diharapkan dapat tercapai. Apalagi, wisatawan global kini semakin peduli terhadap isu lingkungan.

“Pasar akan memilih hotel yang sudah memenuhi kriteria green hotel atau aspek SDGs. Karena itu, humas harus aktif mengomunikasikan program keberlanjutan agar citra positif hotel makin kuat,” tambah Rizki.

H3 Summit 2025 pun ditutup dengan semangat kolaborasi. Para peserta sepakat bahwa keberlanjutan bukan sekadar tren, melainkan jalan menuju pariwisata Indonesia yang berkualitas, berdaya saing global, dan memberi manfaat bagi masyarakat luas.

Editor : Farida Denura

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

News Terbaru