Loading
Danau Matano juga tercatat sebagai danau ke-8 terdalam di dunia. (Go Celebes)
KEINDAHAN di Sulawesi Selatan bukan hanya di Makassar saja. Ada banyak tempat wisata alam yang masih belum terjamah pelancong. Dan di Bumi Batara Guru ini, ada satu daerah direkomendasikan untuk kalian jelajahi.Yuk, simak informasi berikut.
Tempat wisata untuk kalian jelajahi itu adalah Danau Matano. Dari danau yang tersebar di seantero Indonesia, Danau Matano sukses mengukir rekor sebagai danau terdalam di Tanah Air bahkan Asia Tenggara dengan kedalaman 590 meter dari permukaan laut. Danau Matano juga tercatat sebagai danau ke-8 terdalam di dunia.
Danau ini bisa disebut dengan istilah cryptodepression, sama seperti Laut Mati yang ada Lembah Jordan, Mesir, dan Death Balley di Amerika Serikat. Dengan kedalaman tersebut Danau Matano memiliki aliran gravitasi yang cukup kuat.
Baca juga:
Tak Sekadar Tempat Transit, Bandara Hasanuddin Kini Jadi Wajah Pariwisata Sulawesi SelatanSelain kedalamannya, jika mengunjungi danau ini kalian akan merasakan sensasi keindahan dan kesegaran udara di sekitar yang memanjakan diri. Danau Matano juga dihuni ratusan spesies endemic, seperti udang kepiting dan berbagai jenis ikan langka.
Salah satunya adalah ikan Buttini. Ikan ini merupakan spesies endemik yang tergolong langka di dunia dan salah satu hewan purba yang masih hidup sampai saat ini.
Danau ini dikatakan danau purba karena Danau Matano terbentuk dari aktivitas tektonik sejak zaman Pleosen atau sekitar 1-4 juta tahun yang lalu. Oleh karena itu, tidak heran apabila di dalamnya juga dihuni oleh ikan spesies zaman purba. Bahkan Danau Matano juga termasuk dalam 10 danau purba yang ada di seluruh Indonesia.
Punya Dua SuhuKejernihan Danau Matano sudah tidak dapat disanksikan lagi, kejernihan danau ini membantu kalian melihat ikan-ikan dan bebatuan dengan kedalaman 20 meter. Selain itu, ada dua suhu yang dimiliki Danau Matano ini, yaitu pada bagian permukaan yang hangat dan hanya terpaut 2 derajat celcius pada bagian dasarnya.
Danau ini juga memiliki kandungan besi, akan tetapi minim kandungan oksigen di dalamnya. Menurut banyak peneliti, kondisi yang dimiliki Danau Matano ini mirip dengan kondisi laut di bumi pada masa sekitar 2,5 juta tahun yang lalu.