Loading
Vietnam mencatat 14 juta kunjungan wisatawan selama libur Imlek sembilan hari, naik 12 persen. (vietnam.vn)
HANOI, ARAHDESTINASI.COM — Libur panjang Tahun Baru Imlek menjadi momentum penting bagi pariwisata Vietnam. Selama sembilan hari libur, dari 14 hingga 22 Februari, negara ini mencatat sekitar 14 juta kunjungan wisatawan, meningkat 12 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Pusat ekonomi selatan, Ho Chi Minh City, mencatat jumlah kunjungan tertinggi dengan sekitar 4,32 juta wisatawan. Dampaknya terasa signifikan pada pendapatan pariwisata yang mencapai 12.150 miliar dong Vietnam (sekitar Rp65 per 100 dong), mencerminkan perputaran ekonomi yang kuat selama musim liburan.
Tak hanya kota metropolitan, sejumlah destinasi populer lain juga dipadati wisatawan. Ibu kota Hanoi tetap menjadi magnet utama, disusul Ninh Binh dan Quang Ninh di wilayah utara. Di kawasan tengah, Da Nang turut mencatat arus kunjungan tinggi, sementara An Giang menjadi tujuan favorit di selatan dikutip Antara.
Baca juga:
Indeks Kinerja Pariwisata Indonesia Naik ke Posisi 22 Dunia, Lewati Malaysia, Thailand, dan VietnamPemerintah Vietnam memandang tren ini sebagai sinyal positif untuk pemulihan dan ekspansi sektor pariwisata. Pada 2026, Vietnam menargetkan 25 juta kunjungan wisatawan mancanegara serta 150 juta perjalanan wisata domestik, dengan harapan momentum libur besar seperti Imlek terus mendorong pertumbuhan berkelanjutan.