Rabu, 28 Januari 2026

Terbang di Rumah Kamera Magelang


 Terbang di Rumah Kamera Magelang Rumah Kamera Magelang/Foto:Dok Pribadi

SENANGNYA bisa menikmati liburan akhir pekan bersama anak-anak. Karena sudah lama ingin ke Candi Borobudur, maka kami memanfaatkan libur panjang Imlek untuk pergi ke Yogyakarta.

Sesuai dengan tujuan, kami memilih menginap di dekat Candi Borobudur, sebuah homestay kecil yang terdiri dari dua kamar dengan harga Rp300 ribu saja. Bersih, dan tersedia kopi dan teh yang bisa dibuat kapan pun dibutuhkan. Saya, suami, dan dua putri kami berangkat menggunakan kereta api, dan sesampai di Yogyakarta menyewa kendaraan lepas kunci.

Kami berangkat Jumat pagi dan pulang Minggu pagi (tiket sudah kami beli jauh-jauh hari secara online). Sampai di Yogyakarta sore hari sekitar pukul 14.00. Kami beruntung karena pemilik rental kendaraan adalah teman lama, jadi dia datang sendiri mengantar kunci. Setelah beristirahat dan bincang-bincang di warung gudeg Yu Djum, kami meluncur menuju penginapan.

Anak-anak tetap lincah tidak terlihat lelah. Mereka beristirahat sejenak, dan sekitar pukul 20.00 kami cuuus ke Magelang bertemu teman sekaligus lesehan menikmati sego (nasi) dan mi Magelangan yang nikmat karena dimasak dengan tungku arang.

Keesokan hari, penjelajahan dimulai. Borobudur tentu yang pertama. Anak-anak senang bisa melihat langsung candi yang selama ini mereka ketahui dari buku pelajaran dan televisi. Setelah makan siang kami mendatangi Rumah Kamera yang kebetulan tidak terlalu jauh dari penginapan.

Dua putri kami langsung ceria, hilang kantuk usai makan. Mereka mengekplor gambar tiga dimensi dan tiada henti minta difoto. Terbang di atas permadani, berpotret dengan pose seakan jungkir balik, menjadi astronot, berada dalam bola pajang, menjadi malaikat bersayap, semua dicoba.

Seperti namanya, tampak depan Rumah Kamera berbentuk kamera DSLR. Lokasinya tidak jauh dari Candi Borobudur, sekitar 1 km, tepatnya di Desa Majaksingi 8. Di tempat itu kita juga bisa menikmati koleksi lukisan karya banyak seniman, termasuk pemilik Rumah Kamera.

Harga tiket masuk ke galeri tidaklah mahal, hanya Rp5.000. Jika ingin berfoto dalam nuansa tiga dimensi, tiket terbagi dalam dua ruangan, masing-masing Rp15.000. Di pintu masuk, tersedia beberapa peralatan pendukung foto yang disewakan seperti topi, kacamata, dsb. (*)

 

PenulisHenny Ibu rumah tangga tinggal di Jakarta

Editor : Farida Denura

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Jawa Tengah Terbaru