Loading
Ilustrasi - Para pelari mengikuti start Bank Jateng Borobudur Maraton di Taman Lumbini kompleks Candi Borobudur, Kabupaten Magelang, Minggu (1/12/2024). ANTARA/Heru Suyitno
MAGELANG, ARAHDESTINASI.COM — Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah, Sumarno, menegaskan bahwa Bank Jateng Borobudur Marathon terus menguat sebagai leader sport tourism di wilayah Jawa Tengah. Ajang lari tahunan ini kembali menarik perhatian ribuan pelari dari berbagai daerah, termasuk peserta mancanegara.
Dalam gelaran tahun ini, sebanyak 11.500 pelari ikut ambil bagian, meningkat dari 10.000 peserta pada 2024. Peserta internasional juga bertambah, dengan atlet dari 38 negara hadir meramaikan rute lari di kawasan Candi Borobudur.
Sumarno menjelaskan bahwa Borobudur Marathon bukan sekadar kegiatan olahraga, tetapi juga menjadi penggerak ekonomi daerah. “Event ini menyentuh banyak sektor sekaligus—mulai olahraga, UMKM, hingga pariwisata. Inilah yang terus kami dorong,” ujarnya.
Menurutnya, pertumbuhan ekonomi Jawa Tengah sangat ditopang oleh konsumsi. Karena itu, upaya mendatangkan wisatawan dari luar daerah menjadi langkah penting.
“Cara paling efektif adalah melalui pariwisata. Dan sport tourism terbukti mampu mendatangkan banyak orang ke Jawa Tengah,” kata Sumarno dikutip Antara.
Ia juga menambahkan bahwa industri pariwisata tidak dapat berjalan sendiri. Kolaborasi lintas sektor menjadi kunci, dan Borobudur Marathon adalah contoh nyata sinergi berbagai pihak yang telah berjalan selama sembilan tahun terakhir.
“Pemprov Jateng tidak bisa bekerja sendiri. Semua stakeholder bersama-sama membangun Borobudur Marathon sehingga berkembang konsisten setiap tahun,” tuturnya.