Rabu, 28 Januari 2026

Asyiknya Menjelajahi Pulau-Pulau di Belitung


 Asyiknya Menjelajahi Pulau-Pulau di Belitung Foto: Dok Kemenparekraf

ARAHDESTINASI.COM: Berwisata ke Belitung berarti akan menjelajahi pulau-pulau berbatu granit yang ada di kabupaten tersebut. Sejak film Laskar Pelangi sekitar 10 tahun lalu, keindahan pulau, pantai, dan keindahan bawah lautnya jadi lebih terekspose, mengundang kedatangan wisatawan.

Sebut saja keindahan Pulau Lengkuas, Pulau Batu Garuda, Pulau Batu Berlayar, Pulau Kepayang, Gusong Pasir, merupakan beberapa dari wisata pulau yang bisa dikunjungi dalam sekali perjalanan.

Untuk mendatangi pulau-pulau tersebut, wisatawan perlu menyewa kapal wisata. Harganya bervariasi, tergantung jenis dan besarnya, namun besaran harganya antara Rp400 ribu hingga Rp1 juta.

Wisata keliling pulau biasanya diawali dengan kunjungan ke Pulau Batu Garuda. Wisatawan bisa berfoto dengan memanfaatkan latar belakang batu yang membentuk burung garuda. Pengambilan foto dilakukan dari kepala perahu sehingga menghasilkan foto yang sangat menarik.

IMG-20191203-WA0161

Selanjutnya, wisatawan juga bisa mengunjungi Pulau Lengkuas. Dikatakan demikian karena lidah warga setempat kesulitan menyebut long house, yakni rumah panjang atau bangunan mercusuar yang merupakan ikon pulau tersebut. Wisata di Pulau Lengkuas sangat menyenangkan, karena selain menikmati suasana santai di sekitarnya, wisatawan juga bisa berfoto di sekitar bebatuan menghasilkan foto instagramable.

Masih di perairan Belitung, lokasi wisata selanjutnya yakni spot snorkling yang terdapat di kawasan Pulau Lengkuas. Lokasi yang dipilih memiliki kedalaman sekitar 2,5 meter serta memiliki pemandangan bawah laut yang indah seperti terumbu karang dan berbagai jenis ikan.

Dari situ bisa dilanjutkan ke pulau-pulau lain seperti Pulau Batu Berlayar, dan Gusong Pasir, sebelum akhirnya makan siang di restoran yang ada di Pulau Kepayang, seperti yang dilakukan rombongan Fam Trip Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf), baru-baru ini.

Makanan yang disajikan mrupakan menu khas hidangan laut seperti udang, kepiting, cumi, dan lain-lain. Sebagian besar wisatawan yang datang ke pulau itu adalah keluarga. Biasanya mereka menggunakan jasa tur travel untuk mengatur perjalanan dan kegiatan wisata mereka selama di Belitung.

Bagi penduduk setempat, berkembangnya pariwisata di Belitung menjadi sumber mata pencaharian baru. Seperti berkembangnya usaha tur dan travel, penyewaan perahu wisata, hingga maraknya penjual perlengkapan wisata pantai, termasuk topi maupun casing plastik untuk handphone.

"Ini yang saya sebut bahwa kegiatan wisata mempengaruhi perekonomian masyarakat sekitar. Lihat wanita itu, dia memanfaatkan kedatangan wisatawan untuk menjajakan dagangannya," kata Sulaiman Bin Shehdek, VITO perwakilan Singapura untuk Kemenparekraf.

Dia melanjutkan, pariwisata memiliki pengaruh ekonomi yang besar bagi masyarakat sekitar. Untuk itu, kedatangan wisatawan ke sebuah destinasi harus terus ditingkatkan sehingga kegiatan pariwisata di sana tetap terjaga dan perekonomian masyarakat yang terbantu oleh pariwisata pun terus meningkat. (*)

Editor : Lintang Rowe

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Belitung Terbaru