Rabu, 28 Januari 2026

Generasi Muda ASEAN Harus Berperan Ciptakan Lapangan Kerja


  • Jumat, 08 September 2023 | 08:07
  • | News
 Generasi Muda ASEAN Harus Berperan Ciptakan Lapangan Kerja Foto: Dok Kemenparekraf

ARAHDESTINASI.COM: Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno mengatakan, generasi muda ASEAN harus mengambil peran strategis untuk memastikan ketersediaan lapangan kerja dan terlibat aktif dalam aksi dan isu-isu keberlanjutan.

“Saya mencatat ada semangat dari anak-anak muda kita dalam menciptakan ASEAN citizen show jadi kultur dan rasa kepemilikan atau sense belonging sebagai negara ASEAN. Saya menaruh harapan besar pada generasi muda ASEAN yang memiliki energi positif, ide kreatif, dan inovatif dalam pemberdayaan UMKM juga pemberdayaan perempuan” ujar Sandiaga saat menjadi salah satu panelis dalam acara ASEAN+ Youth Summit 2023 “ASEAN Youth Strength: Collaboration in Diversity dengan tema “Elevating ASEAN Opportunities: Prospects, Hurdles, and Crafting a Resilient Future Presented by ASEAN Youth Agenda”, di Jakarta Concert Hall, Kamis (7/9)

Sandiaga memaparkan bahwa faktanya roda ekonomi sebagian besar ditopang oleh UMKM, 90 persen pekerjaan berasal dari UMKM, dan hampir 60 persen UMKM bergerak di sektor ekonomi kreatif kuliner, fesyen, kerajinan tangan, ekonomi digital, musik, film, animasi, yang sebagian besar diberdayakan oleh perempuan.

”Jadi saya akan mengatakan entrepreneurship ini benar-benar harus menjadi kewarganegaraan ASEAN dan harus dipromosikan lebih sebagai budaya ASEAN,” katanya.

Sandiaga lantas menyampaikan success story dan sharing best practices yang telah dilakukan Indonesia melalui Kemenparekraf dalam upaya pemulihan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif pascapandemi COVID-19.

“Saya ingat hari itu, di tanggal 22 Desember saya dipanggil Presiden dan saya ditunjuk sebagai menteri. Saya diberitahu bahwa, ‘Anda akan mengurus pariwisata’. Saya pikir dengan COVID-19 dan adanya pembatasan, apakah kita membutuhkan pariwisata dalam situasi ini? Namun tampaknya, itu adalah momen penting karena pada hari itu, kami merancang bagaimana pariwisata yang personalize, customize, localize, and smaller in size. Bagaimana kita menciptakan ecotourism, bagaimana desa wisata tiba-tiba menjadi sangat penting dalam platform pariwisata,” tuturnya.

Menparekraf menambahkan, berbagai event internasional seperti Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 dan KTT ke-43 ASEAN yang diselenggarakan di Indonesia turut membantu pemulihan pariwisata.

Ia pun percaya generasi muda sudah ikut serta mengambil peran dalam upaya pemulihan pariwisata di Indonesia. Oleh karena itu, ia mengajak pemuda ASEAN untuk berwisata ke Indonesia.

“Dan kami percaya sekarang target kami sangat tinggi, 1,2 miliar hingga 1,4 miliar pergerakan wisatawan nusantara pada 2023, benar-benar akan didorong oleh generasi muda,” katanya.

Selain Menparekraf, hadir panelis lain dalam Summit 2023 “ASEAN Youth Strength: Collaboration in Diversity, yakni Climate Strategy Advisor to the World Economic Forum, Nathan Cooper; Chief Commercial Officer (COO) Sarisuki Philippines, Bam Meija; serta artis dan filantropis Indonesia, Raline Shah. ***

Editor : Lintang Rowe

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

News Terbaru