Senin, 27 April 2026

Kabupaten Garut Tutup Semua Objek Wisata


  • Senin, 28 Juni 2021 | 15:16
  • | News
 Kabupaten Garut Tutup Semua Objek Wisata Foto: IG: @papandayan_id (@choeri_abdurrofi)

ARAHDESTINASI.COM: Pemerintah Kabupaten Garut, Jawa Barat memutuskan untuk menutup semua objek wisata untuk menghindari kerumunan orang di tengah lonjakan penyebaran wabah COVID-19.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Garut Budi Gan Gan, mengatakan penutupan seluruh tempat wisata itu juga mencakup wisata religi sesuai Surat Edaran Bupati Garut tentang pembatasan aktivitas di luar rumah untuk mencegah dan memutus rantai penularan COVID-19.

"Semua tempat wisata ditutup. Kita sudah bentuk tim untuk pengawasan," ujar Budi Gan Gan di Garut, Minggu (27/6) seperti dikutip Antara.

Kabupaten Garut memiliki banyak tempat wisata, termasuk wisata religi seperti Makam Godog, Makam Syeh Jafar Sidik di Cibiuk, Eyang Papak di Wanaraja, Makam Cipancar di Limbangan, dan Kampung Pulo di Situ Cangkuang.

Penutupan tempat wisata itu, menurut Budi Gan Gan, mulai berlaku 27 Juni 2021 sampai batas waktu yang belum dapat ditentukan. "Kita sudah bentuk tim, Kabid dan Kasie melakukan pengawasan, semua disebar," katanya.

Ia menyampaikan jajarannya sudah melakukan sosialisasi ke seluruh tempat wisata untuk mematuhi Surat Edaran Bupati Garut sebelum diberlakukan penutupan.

Objek wisata yang sudah mulai menaati Surat Edaran Bupati Garut, antara lain kawasan Taman Wisata Alam Gunung Papandayan terhitung 27 Juni 2021 sampai batas tidak ditentukan.

"Ditutup per hari ini tanggal 27 (Juni) sampai batas waktu yang belum ditentukan, nanti kita 'update' perkembangannya," kata Direktur PT Asri Indah Lestari atau pengelola Taman Wisata Alam Gunung Papandayan, Tri Persada.

Ia menyampaikan pihaknya siap mematuhi aturan pemerintah dalam ikut serta mencegah dan memutus rantai penularan wabah COVID-19 di Kabupaten Garut.

Selama ini, lanjut dia, kawasan wisata di Gunung Papandayan selalu menerapkan protokol kesehatan seperti yang dianjurkan pemerintah agar pengunjung maupun pengelola aman dari penularan COVID-19.

"Kami dari pihak pengelola tetap menerapkan prokes sebagaimana yang telah ditetapkan Satgas COVID-19," katanya. (*)

Editor : Lintang Rowe

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

News Terbaru