Loading
Foto: LoggaWiggler dari Pixabay
ARAHDESTINASI.COM: Uzbekistan menutup perbatasannya bagi warga dari delapan negara dan pengunjung yang baru saja mengunjungi kedelapan negara itu untuk mencegah masuknya varian baru virus corona dan meredam kenaikkan kasus-kasus baru.
Larangan masuk yang efektif hingga 10 Januari itu, berlaku untuk Inggris, Italia, Jerman, Denmark, Austria, Belanda, Australia dan Afrika Selatan.
Warga Uzbekistanyang baru tiba dari delapan negara itu, diharuskan menjalani karantina 14 hari.
Negara dengan 33 juta penduduk itu menurut Antara yang dikutip dari Reuters, juga mewajibkan tes antibodi COVID-19 bagi semua pendatang dari luar negeri mulai 25 Desember.
Terdeteksinya varian baru virus corona, memaksa Inggris dan beberapa negara lain melakukan pengetatan perbatasan.
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) akan mengadakan pertemuan negara-negara anggota untuk membahas strategi untuk melawan varian baru COVID-19 yang lebih menular yang muncul di Inggris.
"Membatasi perjalanan untuk menahan penyebaran adalah langkah bijaksana sampai kami memiliki info yang lebih baik. Rantai pasokan untuk barang-barang penting dan perjalanan esensial harus tetap berjalan," kata Direktur Regional WHO Hans Kluge di Twitter, mendesak peningkatan tindakan pencegahan. (*)