Rabu, 29 April 2026

8 Jenama Terpilih Ikuti Virtual Fashion Show Karisma Batik 2020


  • Sabtu, 03 Oktober 2020 | 20:52
  • | News
 8 Jenama Terpilih Ikuti Virtual Fashion Show Karisma Batik 2020 Foto: Dok Kemenparekraf

ARAHDESTINASI.COM: Delapan jenama (merek) batik terpilih untuk mengikuti fashion show virtual dengan tema Karisma Batik 2020 yang diselenggarakan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf/Baparekraf) bekerjasama dengan Yayasan Batik Indonesia.

Delapan dari 104 jenama itu telah lolos kurasi dan berhak menampilkan karya-karya indah batik Indonesia yang diselenggarakan dalam rangka Hari Batik Nasional yang jatuh pada tanggal 2 Oktober 2020.

“Selamat atas terpilihnya 8 jenama yang telah dikurasi untuk dipamerkan. Di balik nama besar dan estetika batik tersimpan nilai-nilai kehidupan tentang kreativitas, identitas, keragaman, kebanggaan, dan persatuan. Mencintai batik berarti kita mencintai kreativitas budaya dan seni anak bangsa, mencintai batik berarti mencintai Indonesia. Bangga pakai batik, bangga buatan Indonesia,” ujar Menparekraf Wishnutama Kusubandio dalam pembukaan acara tersebut.

Kedelapan jenama yang lolos kurasi dan menampilkan karyanya dalam pagelaran virtual bfashion show Karisma Batik 2020 adalah, Vania Wijaya Gunawan (KASEE Batik Activewear), Clara Cyntiarini Wijayanti (Bebatikan Jogja), Agus T. Santosa (Apikmen), dan Dian Nutri Justisia Shirokadt (Shiroshima Indonesia). Selain itu ada Meka (Batik Marindau), Grita Karina (Buana Batik), Vitalia Noor Darma (Rumah Batik Jinggar), dan Afiyah Cahyani (Ruang Titik).

Ketua Yayasan Batik Indonesia Yanti Airlangga, menjelaskan bahwa kedelapan jenama yang terpilih telah memenuhi berbagai kriteria penilaian, seperti harus batik asli atau orisinil.

IMG-20201003-WA0046

Di setiap batik yang ditampilkan harus memilki cerita sendiri. Contoh ada jenama yang mengkreasikan batiknya dengan aksara kuno bahkan ada yang juga yang berkreasi tentang virus corona. Kemudian dari segi desain harus bisa menjawab tantangan masa kini.

“Saya berharap kepada berbagai pihak khususnya generasi muda bisa bersama-sama bangga dan menggunakan batik Indonesia. Dalam setiap helai kain batik yang kita kreasikan terdapat harapan banyak orang yang telah mengambil bagian terhadap proses terciptanya batik. Selamat hari batik Indonesia,” tutur Yanti.

Pagelaran Karisma Batik 2020 menggabungkan unsur tatap muka dan daring itu dihadiri secara virtual oleh Ketua Umum Dekranas Wury Ma’ruf Amin, Deputi Bidang Ekonomi Digital dan Produk Kreatif Kemenparekraf/Baparekraf Muhammad Neil El Himam, desiner Didi Budiarjo, Peneliti dan Akademisi Aprina Murwanti, Owner & Creative Director Purana Nonita Respati, serta Co Founder Danjyo Hiyoji Dana Maulana, dan masih banyak lagi.

Ketua Umum Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) Wury Ma’ruf Amin mengatakan batik merupakan sebuah warisan yang berbeda di setiap daerah. Berbeda daerah maka berbeda pula motif batik yang dihasilkan, karena tiap motif memiliki makna tersendiri.

“Batik merupakan warisan turun-temurun. Maka dari itu kita perlu mewariskannya di setiap daerah, marilah bangga memakai batik Indonesia,” tukasnya. (*)

Editor : Lintang Rowe

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

News Terbaru