Kamis, 30 April 2026

Uzbekistan Meniadakan Shalat Ied Bersama


  • Jumat, 22 Mei 2020 | 20:30
  • | News
 Uzbekistan Meniadakan Shalat Ied Bersama Foto: LoggaWiggler from Pixabay

ARAHDESTINASI.COM: Sama dengan di Indonesia, pandemi COVID-19 membuat masyarakat Uzbekistan yang sebagian besar beragama Islam, tidak bisa melakukan shalat Jumat dan Shalat Idul Fitri (Ied) bersama.

Kemeriahan Idul Fitri tidak bisa berlangsung seperti sebelum pandemi. Untuk memandu masyarakat, Dewan Ulama Muslim Uzbekistan (The Council of Ulema of the Muslim Board of Uzbekistan) mengeluarkan beberapa rekomendasi terkait perayaan Idul Fitri selama masa karantina akibat COVID-19.

“Saat ini kondisi kami tidak berbeda jauh dengan Indonesia. Karena COVID-19, kami terpaksa tidak bisa melaksanakan salat Jumat dan Salat Idul Fitri bersama. Sebagai ganti, Dewan Ulama Muslim Uzbekistan telah mengeluarkan pernyataan dan memberikan beberapa rekomendasi,” papar Temur Mirzaev, Head of the Islamic Tourism, Kementerian Pariwisata Uzbekistan dalam pesan tertulis, baru-baru ini.

Dalam keterangan tertulis terkait rekomendasi tersebut,  Dewan Ulama Muslim Uzbekistan di antaranya menyatakan bahwa umat Muslim Uzbekistan dibebaskan dari Salat Ied, seperti halnya shalat Jumat selama masa karantina. Sebagai ganti, masyarakat disarankan melakukan doa empat rakaah di rumah masing-masing setelah matahari terbit pada hari raya Idul Fitri.

Dewan Ulama Muslim Uzbekistan, para iman dan ulama akan menyampaikan pesan-pesan melalui televisi, radio, dan media cetak. Para Qadi, ulama, dan iman di daerah-daerah atau provinsi Uzbekistan bisa menyampaikan kuliah (ceramah) secara online pada Hari Raya Idhul Fitri dengan memanfaatkan jejaring media sosial

Pada malam Idul Fitri dan selama liburan, dianjurkan untuk mengunjungi dan merawat orang tua dan orang sakit, dan melaksanakan tradisi ucapan selamat Idul Fitri dan kebiasaan nasional lainnya sesuai dengan persyaratan karantina.

“Marilah kita berdoa supaya ketulusan hati kita tumbuh, semoga Allah melindungi kita dari bencana dan malapetaka, dan membuat hidup kita menjadi lebih sejahtera,” demikian pesan penutup yang diberikan. (*)

Editor : Lintang Rowe

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

News Terbaru