Loading
Ilustrasi: Gerd Altmann from Pixabay
ARAHDESTINASI.COM: Travel Agent didorong untuk memiliki platform digital sendiri yang bisa menguntungkan dan bisa lebih bersaing pasca-pandemi Covid-19.
“Saat pandemi berakhir, era digital menjadi tantangan. Saya melihat banyak sekali peluang. Saya yakin akan berhasil jika travel agent di Indonesia kompak,” tutur Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama Kusubandio dalam diskusi virtual Bincang Bisnis ASITA, baru-baru ini.
Dalam diskusi tersebut, Wishnutama menantang ASITA untuk membuat daftar kekuatan dan kelemahan digital platform sejenis yang sudah ada. “Temen-teman ASITA harus mencari potensi di tengah pandemi COVID-19. Suka tidak suka mau tidak mau, era digital suatu keniscayaan, dan ini tantangan buat ASITA,” katanya.
Menparekraf berjanji akan membantu mewujudkan digital platform untuk travel agent. “Di Kemenparekraf ada yang mengurus tentang aplikasi. Saya akan instruksikan untuk membantu. ASITA bisa mencari kekuatan dan kelemahan digital platform yang sudah ada untuk mendasari ide. Saya yakin kalau idenya bagus, tidak akan sulit mewujudkan,” tegasnya.
Bincang Bisnis ASITA secara virtual diikuti 500 orang lebih, di antaranya ada ketua ASITA Nunung Rusmiati, Roslan Othman Direktur Tourism Malaysia Jakarta, Tantowi Yahya Dubes RI untuk New Zealand, Pratito Soeharyo Dubes RI untuk Laos, Bupati Lombok Barat Fauzan Khalid, beberapa Kepala Dinas Pariwisata, dan anggota ASITA yang ada di Indonesia. (*)