Loading
Foto: istimewa
ARAHDESTINASI.COM: Airbnb satu dari sekian banyak industri perjalanan yang terpukul akibat penyebaran Covid-19. Data dari firma riset AirDNA seperti dilansir bussinesinsider.sg menunjukkan bahwa pemesanan Airbnb di Beijing saja sudah mengalami penurunan hingga 96 persen dari Januari hingga Maret.
Penurunan pemesanan dan kekhawatiran di kalangan investor tentang profitabilitas perusahaan telah meningkatkan kemungkinan penundaan rencana Airbnb untuk go public pada tahun 2020.
Mitra tuan rumah yang bergabung dengan Airbnb banyak yang mengkritik, karena merasa ditinggalkan dengan menanggung sebagian besar beban keuangan. Sebagai tanggapan, Airbnb telah menyisihkan $ 260 juta untuk mengganti pemesanan yang dibatalkan.
Di tengah kesulitan akibat pandemi Covid-19, Airbnb disebut-sebut telah berhasil melobi Kongres untuk memberikan keringanan pajak. (*)