Rabu, 28 Januari 2026

Awak Kabin Cathay Pasific Diizinkan Gunakan Masker


  • Rabu, 22 Januari 2020 | 14:28
  • | News
 Awak Kabin Cathay Pasific Diizinkan Gunakan Masker Foto: cathaypasific.com

ARAHDESTINASI.COM: Maskapai penerbangan Cathay Pacific Airways Ltd yang berpusat di Hong Kong mengizinkan awak kabin untuk menggunakan masker bedah saat bertugas di daratan China karena kekhawatiran akan virus corona baru.

Maskapai penerbangan Hong Kong itu juga mengumumkan, penumpang ke Wuhan yang akan mengubah atau membatalkan penerbangan tidak dikenakan biaya hingga Februari 15.

Pramugari maskapai itu seperti diberitakan Reuters, pada hari Selasa meminta izin untuk mengenakan masker di semua penerbangan secara global karena kasus-kasus juga telah dikonfirmasi di Amerika Serikat, Thailand, Korea Selatan, Jepang dan Taiwan.

Wabah coronavirus, yang dimulai di kota Wuhan di China tengah, melanda ketika jutaan orang Cina bersiap untuk melakukan perjalanan untuk Tahun Baru Imlek, sehingga mempertinggi risiko penularan.

Ini menimbulkan ancaman baru terhadap permintaan maskapai itu, yang telah terpukul oleh protes anti-pemerintah yang terkadang keras di Hong Kong dan berlangsung selama berbulan-bulan.

Serikat Pramugari Cathay Pacific Airways mengatakan mereka telah menerima email dan pesan luar biasa dari anggota yang khawatir tertular virus karena bisa terpapar lebih dari 300 penumpang dari berbagai tempat dalam satu penerbangan.

"Semua dari mereka khawatir tentang risiko yang mereka ambil setiap kali mereka pergi bekerja," kata serikat pekerja di halaman Facebook-nya pada hari Selasa. Sudah waktunya bagi perusahaan untuk mengatasi kekhawatiran mereka dengan benar dan mengizinkan awak kabin untuk mengenakan masker di semua penerbangan."

Cathay mengatakan pada Rabu bahwa mereka telah memberitahu kru bahwa mereka dapat menggunakan kebijaksanaan mereka dan memilih untuk memakai masker bedah saat beroperasi di penerbangan China daratan.

Pada Selasa malam, situs webnya mengumumkan bahwa biaya pemesanan ulang, perubahan rute dan pengembalian uang akan dicabut untuk semua tiket yang datang atau berangkat dari Wuhan hingga 15 Februari.

Pihak berwenang telah mengkonfirmasi lebih dari 300 kasus virus di Cina, sebagian besar di Wuhan di mana pihak berwenang pada hari Selasa mengatakan enam orang telah meninggal. Penyakit ini telah menyebar ke bagian lain Cina, termasuk lima kasus di ibukota Beijing.

Pihak Cathay mengatakan bahwa sebagaimana disyaratkan oleh otoritas kesehatan Hong Kong, pihaknya mendistribusikan formulir deklarasi kesehatan dan akan menyediakan masker wajah dan tisu antiseptik yang tersedia di gerbang keberangkatan bagi penumpang yang bepergian dari Wuhan ke Hong Kong.

"Staf garis depan kami diingatkan untuk menjaga kebersihan pribadi dan lingkungan yang baik, dan untuk tetap waspada dan hati-hati jika adai penumpang yang menunjukkan gejala penyakit menular," kata maskapai itu.

Cathay telah terpukul oleh anjloknya permintaan sebagai akibat dari protes anti-pemerintah di Hong Kong, yang membuatnya mengurangi kapasitas dan menunda pengiriman empat pesawat. (*)

Editor : Lintang Rowe

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

News Terbaru