Selasa, 26 Mei 2026

Jepang Siapkan Sistem JESTA, Wisatawan Wajib Daftar Online Sebelum Berangkat


  • Rabu, 25 Maret 2026 | 14:30
  • | News
 Jepang Siapkan Sistem JESTA, Wisatawan Wajib Daftar Online Sebelum Berangkat Jepang Siapkan Sistem JESTA, Wisatawan Wajib Daftar Online Sebelum Berangkat. (Pixabay)

JAKARTA, ARAHDESTINASI.COM - Pemerintah Jepang berencana memperkenalkan sistem penyaringan digital wajib bagi wisatawan asing melalui program bernama Japan Electronic System for Travel Authorization atau JESTA. Sistem ini akan diterapkan bagi pengunjung dari lebih dari 70 negara yang selama ini menikmati fasilitas bebas visa.

Rencana tersebut dijadwalkan mulai berlaku pada akhir tahun fiskal 2028. Kebijakan ini merupakan bagian dari revisi Undang-Undang Pengendalian Imigrasi dan Pengakuan Pengungsi yang telah disetujui pemerintah pada 11 Maret.

Melalui sistem JESTA, dilansir The Independent, wisatawan yang ingin melakukan kunjungan jangka pendek wajib mengajukan otorisasi secara online sebelum keberangkatan. Mereka akan diminta mengisi sejumlah informasi, termasuk data paspor, tujuan perjalanan, detail akomodasi, serta tanggal kepulangan.

Kebijakan ini dirancang untuk meningkatkan efisiensi proses imigrasi sekaligus memperkuat keamanan perbatasan. Dengan sistem pra-penyaringan, otoritas Jepang dapat mengidentifikasi potensi masalah sebelum pelancong tiba di bandara.

Skema ini disebut mirip dengan sistem ESTA yang diterapkan oleh Amerika Serikat. Dalam praktiknya, maskapai penerbangan akan memverifikasi status persetujuan JESTA saat proses check-in. Penumpang yang belum mendapatkan persetujuan berisiko ditolak untuk naik pesawat.

Saat ini, wisatawan dari sejumlah negara seperti Inggris, Amerika Serikat, Australia, Kanada, dan Hong Kong masih dapat masuk ke Jepang tanpa visa untuk kunjungan singkat hingga 90 hari.

Data otoritas imigrasi menunjukkan Jepang menerima sekitar 39,18 juta wisatawan sepanjang 2025. Dari jumlah tersebut, sekitar 80 persen merupakan pengunjung bebas visa, yang menjadi salah satu alasan utama penerapan sistem baru ini.

Hingga kini, pemerintah Jepang belum mengumumkan besaran biaya pendaftaran maupun tanggal pasti peluncuran JESTA. Namun, kebijakan ini diperkirakan akan menjadi bagian penting dalam pengelolaan lonjakan wisatawan internasional di masa mendatang.

Editor : Lintang Rowe

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

News Terbaru