Loading
Libur Lebaran, Kuota Wisata Gunung Bromo Ditambah 1.000 Pengunjung per Hari. (Pixabay)
JAKARTA, ARAHDESTINASI.COM - Lonjakan wisatawan saat libur Lebaran mendorong pengelola kawasan Gunung Bromo untuk menambah kapasitas kunjungan harian demi mengakomodasi tingginya minat pelancong.
Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru menambah kuota sebanyak 1.000 orang per hari selama periode libur panjang. Dengan penambahan tersebut, total kuota kunjungan harian menjadi 3.572 wisatawan, naik dari kuota normal 2.752 orang.
Perwakilan humas TNBTS, Endrip Wahyutama, menjelaskan bahwa kebijakan ini rutin diterapkan setiap momen libur panjang atau long weekend guna mengantisipasi peningkatan jumlah pengunjung.
Pengelola memastikan masyarakat tetap dapat mengakses kawasan wisata selama kuota harian masih tersedia. Untuk mendukung kelancaran kunjungan, berbagai persiapan telah dilakukan di lapangan, terutama dalam mengantisipasi kemacetan akibat penumpukan kendaraan jeep wisata.
Sejumlah titik rawan kepadatan juga telah dipetakan, di antaranya kawasan Sunrise View Point di Simpang Dingklik, Pakis Bincil, Bukit Kedaluh, Watu Gedhe, dan Jemplang. Lokasi-lokasi tersebut akan mendapat pengawasan ekstra dari petugas.
Selama periode libur, sebanyak 60 personel gabungan diterjunkan untuk menjaga keamanan dan ketertiban. Pengamanan melibatkan unsur TNBTS, kepolisian, TNI, pemerintah kecamatan, desa penyangga, hingga komunitas masyarakat setempat.
Untuk tiket masuk, wisatawan nusantara dikenakan tarif Rp79 ribu saat libur, sedangkan wisatawan mancanegara sebesar Rp255 ribu. Seluruh pembelian tiket dilakukan secara daring melalui situs resmi TNBTS.
Pengelola memperkirakan puncak kunjungan akan terjadi pada dua hari utama, yakni Minggu dan Senin selama periode libur Lebaran.
Wisatawan juga diimbau untuk mematuhi aturan yang berlaku, termasuk menghindari area rawan bencana di sekitar kaldera serta memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima, mengingat medan menuju kawasan Bromo didominasi tanjakan dan turunan curam.