Loading
Panduan Transportasi: Jajal Kereta ke Penang, Jelajah Lima Jam di Kuala Lumpur. (Freepik)
PAGI masih muda ketika roda pesawat menyentuh landasan Bandara Internasional Kuala Lumpur (KLIA). Bagi banyak pelancong, bandara ini hanyalah titik transit. Namun, dengan manajemen waktu yang tepat, Kuala Lumpur justru bisa menjadi persinggahan singkat yang menyenangkan sebelum perjalanan berlanjut ke Pulau Penang.
Alih-alih menunggu berjam-jam di ruang tunggu bandara, transit sekitar lima jam di ibu kota Malaysia cukup untuk mencicipi denyut kota, sebelum kembali melaju ke utara, menuju Penang, dengan kereta api.
Dari KLIA ke Pusat Kota
Akses menuju pusat kota Kuala Lumpur terbilang sangat mudah. Dari KLIA1 maupun KLIA2, pelancong dapat langsung menuju KL Sentral, pusat transportasi utama kota.
Pilihan paling cepat adalah KLIA Ekspres. Kereta bandara ini melaju tanpa henti dan hanya membutuhkan waktu sekitar 28 menit untuk mencapai KL Sentral. Kereta beroperasi sejak pagi hingga malam, dengan frekuensi keberangkatan yang rapat. Alternatif lainnya adalah KLIA Transit, yang berhenti di beberapa stasiun, dengan waktu tempuh sedikit lebih lama.
KL Sentral menjadi titik awal yang strategis. Dari sini, jaringan transportasi publik seperti LRT, MRT, dan monorel menghubungkan hampir seluruh ikon kota.Sebelumnya, agar jalan-jalan lebih nyaman, koper bisa dititipkan di loker otomatis KL Sentral yang terletak di lantai 1 dan 2. Biaya penitipan tergantung besar kecilnya koper, mulai dari sekitar Rp45 ribu sampai Rp205 ribu.
Dalam waktu lima jam, kawasan KLCC dan Menara Kembar Petronas menjadi pilihan jelajah yang paling memungkinkan. Dari KL Sentral, cukup naik LRT Jalur Kelana Jaya dan turun di Stasiun KLCC. Taman kota yang luas, gedung pencakar langit, serta pusat perbelanjaan Suria KLCC menawarkan pengalaman singkat yang merepresentasikan wajah modern Kuala Lumpur.
Makan siang pun bukan masalah. Beragam restoran halal dengan harga terjangkau tersedia, baik di pusat perbelanjaan maupun kawasan Bukit Bintang yang bisa dijangkau dengan transportasi publik.
Perhitungkan waktu dengan baik, menjelang siang atau sore, perjalanan harus kembali diarahkan ke KL Sentral untuk mengejar kereta ke Penang.
Kereta Api ke Penang
Perjalanan ke Penang dari Kuala Lumpur kini semakin nyaman berkat layanan Electric Train Service (ETS) yang dioperasikan Keretapi Tanah Melayu Berhad (KTMB).
Kereta berangkat dari KL Sentral dan berhenti di Butterworth Railway Station, yang terletak di daratan utama sebelum masuk ke Pulau Penang. Perjalanan ini memakan waktu sekitar 3,5 hingga 4,5 jam, tergantung jenis layanan kereta yang dipilih.
Jadwal kereta tersedia beberapa kali sehari. Kereta paling pagi biasanya berangkat sekitar pukul 08.05, sementara keberangkatan paling malam sekitar pukul 20.15. Bagi yang transit pagi dan berjalan-jalan lebih dulu di Kuala Lumpur, jadwal siang atau sore menjadi pilihan ideal.
Harga tiket bervariasi, mulai dari sekitar Rp240.000 hingga Rp330 ribu. Tiket dapat dibeli secara daring melalui aplikasi atau situs resmi KTMB, maupun langsung di loket stasiun. Namun, pemesanan awal sangat disarankan, terutama saat musim liburan.
Menyeberang Laut, Menyambut Penang
Setibanya di Butterworth, perjalanan belum sepenuhnya usai. Dari stasiun kereta api itu, cukup berjalan kaki menuju Pangkalan Sultan Abdul Halim Ferry Terminal. Dari sinilah feri legendaris Penang beroperasi.
Dengan tarif yang sangat terjangkau sekitar Rp8.200 per orang, feri membawa penumpang menyeberangi selat selama 15 hingga 30 menit menuju Weld Quay, George Town. Mendekati daratan, perlahan, siluet bangunan tua di Georgetown yang jadi pusat kota Penang mulai terlihat, menandai awal petualangan baru di pulau warisan budaya tersebut. (Jelajah Penang baca di sini)