Rabu, 28 Januari 2026

Tren Wisata Paling Diminati, Wisatawan Cari Pengalaman Autentik dan Berkelanjutan


 Tren Wisata Paling Diminati, Wisatawan Cari Pengalaman Autentik dan Berkelanjutan Arsip foto - Banaran Trail Run 2025 digelar di Kampoeng Kopi Banaran, Bawen, Semarang, Jawa Tengah, Minggu (2/11/2025), untuk mempromosikan obyek wisata perkebunan kopi. ANTARA FOTO/Makna Zaezar/nym.

JAKARTA, ARAHDESTINASI.COM – Wisatawan kini semakin selektif dalam memilih pengalaman berlibur. Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana mengungkapkan bahwa tren wisata tengah bergerak kuat menuju pengalaman yang autentik, dekat dengan budaya, dan mengutamakan keberlanjutan. Pergeseran minat ini menjadi peluang besar bagi pelaku industri pariwisata untuk menawarkan layanan dan produk yang lebih relevan.

Wisata Budaya Jadi Favorit Baru

Widiyanti menjelaskan bahwa wisata pendalaman budaya menjadi salah satu tren paling diminati. Turis ingin merasakan kehidupan lokal secara langsung, mulai dari menyusuri desa wisata, mengikuti aktivitas warga, hingga mencoba membuat kerajinan tradisional.

“Mereka ingin pulang dengan pengalaman yang benar-benar melekat, bukan sekadar foto,” ujarnya.

Kesadaran Lingkungan Dorong Wisata Berkelanjutan

Tren berikutnya adalah meningkatnya minat wisatawan pada layanan yang menerapkan prinsip berkelanjutan. Mereka cenderung mencari operator yang ramah lingkungan, mengedepankan konservasi, dan memastikan keselamatan aktivitas wisata alam.

Wisata niche seperti susur goa, menyelam dengan standar keselamatan tinggi, serta penjelajahan alam berbasis petualangan disebut memiliki potensi besar.

“Indonesia punya kekayaan alam luar biasa. Nature and adventure based tourism tetap jadi magnet kuat pariwisata kita,” kata Widiyanti.

Kuliner dan Gastronomi Tetap Menggiurkan

Cita rasa Nusantara masih menjadi alasan kuat wisatawan menjelajahi Indonesia. Untuk memperkuat daya tarik ini, Kementerian Pariwisata menghadirkan Wonderful Indonesia Gourmet Book sebagai acuan pengembangan wisata kuliner dan gastronomi.

Wellness Tourism Melejit

Minat terhadap wisata kebugaran dan kesehatan holistik semakin meningkat. Wisatawan kini mencari pengalaman yang memberikan relaksasi sekaligus penyembuhan, seperti yoga bernuansa alam, terapi tradisional, hingga paket retret kesehatan.

“Kesadaran masyarakat pada kesehatan holistik terus bertumbuh. Indonesia punya posisi strategis di segmen ini,” jelasnya. Pemerintah juga menggelar Wonderful Indonesia Wellness di Solo dan DI Yogyakarta untuk memperkuat promosi wisata kebugaran.

Peluang dari Tren WFA dan MICE

Selain wisata rekreasi, tren bekerja dari mana saja (WFA) serta kegiatan MICE (Pertemuan, Insentif, Konvensi, dan Pameran) turut membuka peluang untuk paket wisata terpadu. Kombinasi antara kebutuhan bekerja, healing, dan eksplorasi wisata dinilai semakin diminati.

Masa Depan Pariwisata Lebih Berkualitas

Menparekraf menegaskan bahwa masa depan pariwisata Indonesia harus menekankan keseimbangan antara pertumbuhan dan keberlanjutan. Keberhasilan tidak hanya diukur dari jumlah kunjungan, tetapi dari kualitas pengalaman, kesejahteraan masyarakat lokal, serta kelestarian lingkungan dan budaya.

“Tren global berpihak pada Indonesia. Tahun mendatang jadi momentum penting menuju pertumbuhan pariwisata yang lebih nyata dan berkualitas,” ujarnya optimistis.

Editor : Farida Denura

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Indonesia Terbaru