Loading
Desa Wisata Sade Jadi Percontohan Eco Village untuk Dukung Wisata Bersih. (Antaranews)
LOMBOK TENGAH, ARAHDESTINASI.COM - Desa Wisata Sade di Desa Rambitan, Kecamatan Pujut, Lombok Tengah, resmi menjadi percontohan program Eco Village dalam mendukung Gerakan Wisata Bersih (GWB) yang diinisiasi Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf).
“Ini salah satu upaya untuk meningkatkan daya tarik wisatawan di destinasi wisata,” ujar Wakil Menteri Pariwisata Ni Luh Puspa saat peluncuran program di lokasi, Jumat (24/5).
Menurutnya, kebersihan adalah faktor paling mendasar untuk menciptakan destinasi wisata yang berkualitas dan berkelanjutan. Ia menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah, masyarakat, dan sektor swasta untuk menyukseskan program ini.
“Kalau destinasi wisata bersih, wisatawan pasti betah dan tidak akan membuang sampah sembarangan,” katanya dikutip Antara.
Program Eco Village ini diharapkan menjadi model bagi desa wisata lainnya dalam membangun lingkungan yang bersih, menarik, dan berdaya saing global.
Untuk mewujudkan program tersebut, kata Wamen, dibutuhkan kolaborasi dan partisipasi masyarakat, karena pihaknya tidak bisa bekerja sendiri dalam mewujudkan program gerakan wisata bersih tersebut.
"Kunci suksesnya program ini adalah kolaborasi," katanya.
Karena itu, ia berharap dukungan dari masyarakat untuk mewujudkan pariwisata yang berkelanjutan.
Wakil Bupati Lombok Tengah HM Nursiah mengatakan pemerintah daerah tetap mendorong pengelolaan sampah di destinasi wisata secara maksimal dengan melakukan program pembinaan kepada kelompok sadar wisata.
"Pengelolaan sampah tetap menjadi komitmen pemerintah daerah dalam mewujudkan pariwisata yang bersih dan nyaman bagi wisatawan," katanya.
Pihaknya berharap kepada Kementerian Pariwisata untuk memberi pembinaan atau program yang dilaksanakan untuk penguatan pengembangan desa wisata.
"Jika ada program yang dilaksanakan dari Kementerian Pariwisata kami siap mendukung program tersebut untuk peningkatan pertumbuhan ekonomi masyarakat," katanya.
Sementara itu, Director of Human Capital dan Corporate Communication at Otsuka Sudarmadi Widodo mengatakan pihaknya menjadi mitra Kementerian Pariwisata dalam rangka mewujudkan gerakan wisata bersih.
"Desa Wisata Sade telah menjadi aikon wisata, sehingga kebersihan dan kelestarian harus tetap dijaga," katanya.
Ia mengatakan, program yang dilaksanakan ini cukup sederhana, karena merubah kebiasaan masyarakat yang membuang sampah sembarang, agar dipilah sebelum terbuang ke TPA.
"Sampah itu harus dipilah, agar tidak menumpuk di TPA," katanya.