Rabu, 28 Januari 2026

Kemendes PDTT Buka Posko Pengungsi Gempa Palu


  • Senin, 01 Oktober 2018 | 11:25
  • | News
 Kemendes PDTT Buka Posko Pengungsi Gempa Palu Foto: istimewa

ARAHDESA.COM: Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) telah membuka Posko Penampungan Pengungsi di Balai Transmigrasi di Kota Palu yang lokasinya dekat dengan bandara, di Jalan Mohammad Yamin No 21, Palu.

Posko penampungan pengungsi itu dikelola 25 pegawai negeri sipil (PNS) dari Kementerian Desa, 100 pendamping desa, tenaga medis, dan pegawai swasta yang menjadi relawan. Informasi yang disampaikan lewat akun twitter @ekoputrosandjojo itu juga mencantumkan kontak koordinasi posko pengungsian, yakni Arwani (08122783332), Chairil Akbar (08226120481), dan Asep Saefullah (081284817551)

"Posko tersebut juga dibantu oleh beberapa perusahaan swasta dan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) seperti BRI, Indofood, hingga Sinarmas. Terima kasih kepada semua relawan dan semua pihak yang telah berpartisipasi membantu Posko Pengungsian Kementerian Desa PDTT di Palu,” kata Eko seperti dikutip Antara.

Sebelumnya, Kemendes PDTT mengerahkan pendamping desa untuk menangani dampak gempa Palu. Eko menambahkan para pendamping desa yang berada di Sulawesi seperti Gorontalo, Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, maupun Sulawesi Tengah bisa membantu para korban gempa dan posko pendamping desa di Palu dan Donggala.

"Jika masih sulit berkomunikasi, bisa menghubungi koordinator nasional pendamping desa, Direktur Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) atau Dirjen Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (PPMD). Bahkan bisa dimasukkan dalam grup WhatsApp untuk memudahkan koordinasi," katanya.

Gempa berkekuatan 7,4 Skala Richter (SR) dengan terpusat di kedalaman 10 kilometer pada 27 kilometer timur laut Donggala, Sulawesi Tengah, terjadi pada Jumat (28/9), pukul 17.02 WIB. Gempa ini telah memicu tsunami setinggi 0,5 hingga enam meter di pesisir barat Sulawesi Tengah.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyebut korban meninggal dunia akibat gempa dan tsunami yang terjadi Kota Palu, Sulawesi Tengah, hingga Senin (1/10) mencapai 1.203 orang. Sebanyak 61 Warga Negara Asing (WNA) juga terdampak bencana. Jumlah pengungsi di Palu diperkirakan 16.732 jiwa yang tersebar di 123 titik. (*)

Editor : Lintang Rowe

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

News Terbaru