Rabu, 28 Januari 2026

Bandara Maratua Akan Segera Diresmikan


  • Rabu, 07 Maret 2018 | 02:03
  • | News
 Bandara Maratua Akan Segera Diresmikan Bandara Maratua/Foto Dok Humas Direktorat Jenderal Perhubungan Udara

ARAHDESTINASI.COM - Kepulauan Derawan kini punya bandara sendiri. Keberadaan Bandara Maratua di Pulau Maratua kian memudahkan mobilitas masyarakat setempat dan juga wisatawan domestik serta mancanegara.

Pembangunan Bandara Maratua diprakarsai oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Berau dan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur pada 2008. Kemudian pembangunan dilanjutkan oleh Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan dan selesai pada tahun 2017.

Menurut Dirjen Perhubungan Udara Agus Santoso, Bandara Maratua dibangun karena setidaknya memiliki dua nilai strategis. Pertama sebagai bandara di pulau terdepan Indonesia sehingga bisa menjadi penanda kehadiran negara Indonesia di wilayah tersebut. Kedua sebagai pintu gerbang pariwisata di daerah tersebut yang memang layak dikembangkan dan menjadi potensi wisata unggulan di Indonesia.

“Bandara Maratua ini sebagai penanda kehadiran negara di daerah perbatasan Indonesia dan sekaligus berpotensi mengembangkan perekonomian daerah sekitar dengan pengembangan sektor pariwisata. Hal ini sesuai dengan program Nawacita dari Pemerintahan Presiden Joko Widodo, terutama Cita ke 3 yaitu membangun Indonesia dari pinggiran dan Cita ke 7 yang terkait dengan kemandirian ekonomi domestik,” ujarnya.

Agus Santoso berharap Bandara Maratua bisa segera diresmikan oleh presiden Joko Widodo pada tahun 2018 ini. Dengan demikian pengembangan sisi komersial bandara akan bisa lebih cepat dilakukan dan keberadaan bandara bisa semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat sekitar.

Terkait dengan potensi wisata di Kepulauan Derawan Kabupaten Berau ini, Wakil Bupati Berau Agus Tantomo menyatakan bahwa di daerahnya terdapat sekitar 44 diving spot yang tersebar di 52 pulau. Selama ini, area diving tersebut banyak dikunjungi wisatawan mancanegara.

“Banyak wisatawan dari Asia Tenggara dan Eropa yang berkunjung ke mari untuk menyelam dan melihat keindahan alam bawah laut Maratua. Biasanya mereka menggunakan kapal laut. Baru beberapa bulan ini setelah bandara beroperasi, mereka menggunakan pesawat carter,” ujarnya.

Agus Tantomo berharap dengan diresmikannya Bandara Maratua, akan semakin banyak wisatawan mancanegara yang berkunjung ke daerahnya. Beroperasinya Bandara Maratua diakuinya turut memberi kontribusi dalam kenaikan wisatawan tahun 2017 lalu yang meningkat 24 persen. Tidak hanya berwisata, Agus Tantomo juga berharap investor luar negeri berinvestasi di Kepulauan Derawan. Menurutnya, saat ini sudah ada beberapa resort yang dikelola oleh investor asing seperti dari Malaysia dan Jerman.

Saat ini Bandara Maratua mempunyai landas pacu berukuran 1600m x 30m, taxiway dengan ukuran 75m x 18m dan apron 70m X 100m sehingga mampu melayani operasional pesawat jenis ATR 72 secara maksimal. Selain itu juga sudah tersedia gedung terminal seluas 600m2 yang dilengkapi gerbang X-ray, lahan parkir kendaraan dan jalan akses dari dan ke bandara.

Maskapai yang beroperasi di bandara ini adalah Susi Air yang menggunakan pesawat Grand Caravan dan Garuda Indonesia dengan menggunakan pesawat ATR 72-600. (*)

Editor : Farida Denura

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

News Terbaru