Loading
Foto: Dok Kemenparekraf
ARAHDESTINASI.COM: Event Istana Berbatik membuat halaman Istana Merdeka, Jakarta terlihat meriah. Sebanyak 506 pemeraga berlenggang dalam balutan batik cantik di acara fashion show yang dibawakan para menteri, wakil menteri dan pasangannya, gubernur dan pasangannya, duta besar negara sahabat, pimpinan BUMN, perwakilan dari Kraton Yogyakarta, Solo, dan Cirebon, model profesional, dan public figure.
Istana Berbatik Minggu malam (1/9) diselenggarakan untuk menyemarakkan Hari Batik Nasional yang diperingati setiap 2 Oktober. Acara itu merupakan kolaborasi antara Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif dan Kementerian BUMN, didukung oleh Pemprov DKI Jakarta, BUMN, BUMD DKI Jakarta, pihak swasta serta komunitas.
Presiden Joko Widodo yang hadir bersama Ibu Negara Iriana membuka acara Istana Berbatik yang dihadiri pula oleh Wakil Presiden Ma’ruf Amin dan Ibu Wury Estu Handayani.
Baca juga:
Pariwisata Indonesia Cetak Pertumbuhan Positif, Kemenparekraf Genjot Promosi & Event Daerah"Bangsa Indonesia patut bersyukur memiliki Batik yang bukan hanya sebagai karya seni biasa, tapi merupakan warisan budaya takbenda dunia," kata Presiden yang juga mengajak masyarakat Indonesia untuk semakin mencintai batik sebagai warisan tradisi dan budaya asli Tanah Air.
Selain bertujuan melestarikan batik sebagai warisan budaya Indonesia, perhelatan itu juga diharapkan dapat mendukung para desainer lokal sekaligus mempromosikan kekayaan budaya Indonesia untuk memajukan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif. Batik adalah seni tradisional Indonesia yang melibatkan pembuatan pola-pola rumit pada kain dengan menggunakan lilin dan pewarna. Teknik menggambar di atas kain ini merupakan warisan budaya Indonesia yang telah dipraktikkan selama berabad-abad.
Oleh karena itu, Istana Berbatik hadir sebagai ajang untuk mengapresiasi para insan yang telah melestarikan budaya batik tersebut, serta menjadi perayaan bagi indahnya budaya batik Indonesia.
Selain fashion show, kegiatan ini juga menghadirkan musisi ternama seperti Rossa, Soegi Bornean, Novia Bachmid, Mirabeth, Olivia, serta dipandu oleh MC multitalenta yaitu Raffi Ahmad dan Astrid Tiar. Fashion show Istana Berbatik memberi ruang bagi para desainer lokal dan seniman batik untuk menampilkan karya terbaik mereka. Dukungan terhadap desainer lokal maupun seniman batik ini menjadi langkah konkret dalam memberdayakan batik dan industri mode Indonesia, mendorong peningkatan kreativitas dan inovasi, serta memperkenalkan kekhasan budaya Indonesia ke kancah mode dunia. Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno menjelaskan Indonesia memiliki beraneka ragam batik yang tersebar di berbagai daerah yang memiliki motif atau ciri khas, serta makna yang berbeda-beda. “Kegiatan ini bertujuan untuk mengajak berbagai lapisan masyarakat agar dapat mencintai dan melestarikan budaya Indonesia, dalam hal ini batik sebagai warisan budaya bangsa yang telah mendapatkan pengakuan dari UNESCO. Batik sendiri merupakan entitas budaya bangsa yang tidak hanya milik suku tertentu, namun menjadi milik nusantara,” ujar Sandiaga. Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Wakil Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Angela Tanoesoedibjo yang juga Ketua Penyelenggara Istana Berbatik mengungkapkan, gelaran Istana Berbatik bukan sekadar seremonial dalam rangka memperingati Hari Batik Nasional, tapi juga untuk menunjukkan kekayaan warisan budaya Indonesia. "Kami merancang event ini dengan tujuan untuk menyampaikan pesan bahwa batik adalah warisan budaya Indonesia yang tak lekang oleh waktu, terus relevan dari masa ke masa dengan dukungan masyarakat Indonesia yang senantiasa memakai batik dan mempromosikannya ke pasar Internasional," kata Angela. Acara ini dihadiri oleh 3.190 undangan yang terdiri dari Menteri dan Wakil Menteri, BUMN, Gubernur, Duta Besar, Budayawan, Public Figure, komunitas dan Masyarakat Umum. ***