Loading
Foto: Dok Kemenparekraf
ARAHDESTINASI.COM: Seribu lebih pemeraga termasuk pejabat tinggi negara dan duta-duta besar negara sahabat akan tampil dalam fashion show di acara Istana Berbatik yang akan berlangsung di Istana Merdeka, Jakarta, 1 Oktober 2023 malam.
Plt Direktur event nasional dan internasional Kementerian Pariwsisata dan Ekonomi Kreatif Komang Ayu Nastiti, menjelaskan, dalam rangka memperingati Hari Batik Nasional akan diselenggarakan pagelaran yang mencerminkan kebanggan pada batik sebagai warisan budaya takbenda.
Dalam even Istana Berbatik, terangkum beberapa acara, mulai dari fashion show, pertunjukan musik dan tari, dan exhibition batik. “Semuanya bernuansa batik. Dalam kegiatan ini, semua batik yang diperagakan telah melalui kurasi. Masing-masing motif batik memiliki filosofi dan semua sudah dikurasi oleh ahlinya,” papar Komang dalam Weekly Brief With Sandi Uno di Gedung Sapta Pesona, Jakarta (25/9).
Baca juga:
Pariwisata Indonesia Cetak Pertumbuhan Positif, Kemenparekraf Genjot Promosi & Event DaerahAcara yang akan dilaksanakan malam hari mulai pukul 19.00 hingga 21.00 tersebut akan dibuka oleh Presiden Joko Widodo dan Ibu negara Iriana Joko Widodo. Undangan yang hadir sekitar 1.166 orang, terdiri dari pimpinan kementerian dan perwakilannya, duta besar negara sahabat, pejabat daerah (gubernur beserta pasangan), pemerhati budaya, atlet berprestasi, public figure, pemeraga batik, dan masih banyak lagi.
Ayu menegaskan, acara Istana berbatik diharapkan menjadi pesta rakyat, sekaligus untuk mempromosikan kekayaan warisan budaya takbenda khas Indonesia ke kancah internasional.
“Sebagai pesta rakyat, acara ini bisa dinikmati semua lapisan masyarakat lewat siaran langsung televisi, dan kanal-kanal siaran lainnya,” jelas Komang.
Adyatama Kepariwisataan dan Ekonomi Kreatif Ahli Utama Kemenparekraf/Baparekraf Nia Niscaya yang memandu acara tersebut, menggantikan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno yang tengah Cuti, memaparkan, pada 2 Oktober 2009, batik menggema pertama kali di ruang sidang UNESCO di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab. Melalui sidang Intergovernmental Committee for the Safeguard of the Intangible Cultural Heritage, batik resmi menjadi Warisan Budaya Takbenda) milik Indonesia.
“Istana Berbatik menjadi bagian untuk merayakan hari batik nasional yang dirayakan setiap tanggal 2 Oktober. Dan pagelaran ini menjadi momentum untuk mempromosikan batik ke kancah internasional,” ujar Nia Niscaya.
Berdasarkan data Kementerian Perindustrian, papar Nia, nilai ekspor batik dan produk batik pada 2022 mencapai 64,56 juta dolar AS atau meningkat sebesar 30,1 persen dibanding periode yang sama tahun lalu. Pada tahun ini ditargetkan nilai ekspor dapat mencapai 100 juta dolar AS.
Even Istana Berbatik digarap dan didukung lintas Kementerian, Kepolisian, dan TNI, Pemda DKI, Yayasan Batik Indonesia, Komisi Nasional Indonesia untuk UNESCO, Jakarta Fashion Week, dan berbagai sponsor. Untuk House of Designers mencakup Batik Keris, PT. Iwan Tirta, Batik Danar Hadi, Oscar Lawalata Culture, Binhouse, AnSoe, Tulola, Rinaldy Yunardi, Era Soekamto dan Manjusha Nusantara. ***