Loading
Foto ilustrasi: Medina (Yasir Gürbüz from Pixabay)
ARAHDESTINASI.COM: Arab Saudi akan membuka kembali pelaksanaan ibadah Umrah untuk jamaah dari luar negeri, mulai 10 Agustus mendatang.
Laporan Gulf News yang mengutip kantor berita nasional SPA, menyebutkan bahwa kebijakan itu merupakan tindak lanjut dari lancarnya penyelesaian musim haji tahun ini.
Presiden Kepala Umum Urusan Dua Masjid Suci, Abdul Rahman Al-Sudais, seperti diberitakan Antara mengutip dari Barnama, mengarahkan seluruh anggota koalisi yang berkompeten untuk mematangkan persiapan penerimaan jamaah umrah di Masjidil Haram, Tanah Suci Mekkah.
Dia juga meminta para petugas melakukan yang terbaik dan memastikan pelaksanaan semua tindakan pencegahan di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi, Madinah.
Awal bulan ini, Kementerian Haji dan Umrah menangguhkan sementara pendaftaran untuk melakukan shalat dan umrah di Masjidil Haram.
Penangguhan itu memungkinkan para jamaah menjalankan ibadahdengan lancar dan petugas menyelesaikan pekerjaan sanitasi di Masjidil Haram pada musim haji tahun ini.
Cuitan Haramain Sharifain di Twitter menyebutkan, penerbangan langsung akan diizinkan dari semua negara kecuali India, Pakistan, Indonesia, Mesir, Turki, Argentina, Brazil, Afrika Selatan, dan Lebanon Negara-negara yang disebut, harus menjalani karantina 14 hari di negara ketiga sebelum tiba di Arab Saudi.
Selain itu, para jamaah wajib telah menerima vaksin COVID-19 lengkap baik Pfizer, Moderna, AstraZeneca, atau Johnson & Johnson (J&J).
Imunisasi lengkap yang melibatkan vaksin buatan China diperlukan bersama dengan dosis penguat dari suntikan Pfizer, Moderna, AstraZeneca, atau J&J.
Selanjutnya, umrah diperbolehkan bagi jamaah berusia 18 tahun ke atas, serta kedatangan melalui agen umrah yang disahkan oleh Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi. (*)