Sabtu, 20 Juni 2026

Garuda Indonesia Kantongi Izin Terbitkan Obligasi Wajib Konversi


  • Jumat, 20 November 2020 | 16:46
  • | News
 Garuda Indonesia Kantongi Izin Terbitkan Obligasi Wajib Konversi Foto: Dok Garuda Indonesia

ARAHDESTINASI.COM: PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk (IDX Code : GIAA) memperoleh persetujuan pemegang saham dalam rangka penerbitan Obligasi Wajib Konversi (OWK) atau Mandatory Convertible Bond.

Penerbitan obligasi itu memiliki nilai total maksimum sebesar Rp8,5 Triliun dengan tenor maksimal selama 7 (tujuh) tahun yang wajib dikonversi menjadi saham baru Perseroan pada tanggal jatuh tempo melalui mekanisme Penambahan Modal Tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu sebagai bagian dari pelaksanaan amanat Peraturan Menteri Keuangan Republik Indonesia Nomor 118/PMK.06/2020 tentang Investasi Pemerintah dalam Rangka Program Pemulihan Ekonomi Nasional dan untuk memperbaiki posisi keuangan Perseroan.

Persetujuan tersebut diraih dengan suara sebesar 99,94 persen dari total pemegang saham yang hadir pada RUPSLB tersebut yang digelar pada Jumat (20/11).

"Dengan disetujuinya penerbitan OWK tersebut tentunya kami optimistis dapat semakin mendukung upaya penguatan likuiditas dan perbaikan posisi keuangan Perseroan guna menunjang keberlangsungan usaha di masa yang akan datang,” ujar Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra dalam keterangan tertulis.

Dana yang diperoleh dari penerbitan OWK ini akan dipergunakan untuk mendukung likuditas, solvabilitas serta pembiayaan operasional Perseroan.

Selain persetujuan penerbitan OWK tersebut, RUPSLB kali ini juga menyetujui perubahan anggaran dasar Perseroan sehubungan dengan penyesuaian peraturan OJK mengenai rencana dan penyelenggara rapat umum pemegang saham Perusahaan Terbuka dan peraturan terkait lainnya.

RUSPLB kali ini juga menyetujui pengangkatan Prasetio sebagai Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko menggantikan Fuad Rizal selaku Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko terdahulu. Dengan demikian susunan pengurus Perseroan adalah sebagai berikut :

Direksi:

1. Direktur Utama - Irfan Setiaputra2. Wakil Direktur Utama - Dony Oskaria3. Direktur Operasi -Tumpal M. Hutapea4. Direktur Teknik - Rahmat Hanafi5. Direktur Layanan, Pengembangan Usaha dan Teknologi Informasi - Ade R. Susardi6. Direktur Niaga dan Kargo - Mohammad Rizal Pahlevi7. Direktur Human Capital - Aryaperwira Adileksana8. Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko - Prasetio

Editor : Lintang Rowe

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

News Terbaru