Sabtu, 02 Mei 2026

Bilebante dan Sembalun Dipromosikan di ISED Dialogue Forum 2020


  • Minggu, 08 November 2020 | 20:55
  • | News
 Bilebante dan Sembalun Dipromosikan di ISED Dialogue Forum 2020 Foto: indonesia.go.id/istimewa

ARAHDESTINASI.COM: Desa Wisata Bilebante Lombok Tengah dan Desa Wisata Sembalun Lombok Timur dipromosikan melalui video dalam ISED Dialogue Forum 2020 yang digelar Kementerian PPN/Bappenas bersama Deutsche Gesellschaft für Internationale Zusammenarbeit (GIZ) secara virtual, baru-baru ini.

Deputi Bidang Produksi dan Pemasaran Kementerian Koperasi dan UKM, Victoria Simanungkalit mengatakan model bisnis inklusif yang melibatkan banyak pihak dan stakeholders bisa menjadi model pengembangan industri UMKM dan juga pariwisata ke depan.

"Masyarakat atau komunitas pariwisata di desa misalnya, bisa memiliki kemampuan mempromosikan dan memasarkan potensinya secara berkelanjutan," katanya lewat keterangan tertulis.

Ia menyampaikan sektor pariwisata dan UMKM memang yang paling terdampak di masa pandemi saat ini. Namun, masih banyak industri dan UMKM yang bisa bertahan, terutama bagi mereka yang bisa memanfaatkan teknologi digital dan mampu beradaptasi dengan masa pandemi.

"UMKM banyak yang tumbuh, misalnya kuliner. Adaptasi bagaimana kuliner yang sehat dan pemasaran melalui digital sangat membantu," katanya.

Victoria mengatakan, saat ini pemerintah tengah gencar mendorong pemanfaatan digital. Model bisnis inklusi akan semakin membantu tercapainya sasaran.

"Bisnis inklusi ini berbeda dengan program CSR yang lebih dominan ke bantuan sosial. Dengan model bisnis inklusi, maka semua pihak dapat saling mendukung, karena di dalamnya ada peningkatan kapasitas SDM, produksi, dan rantai pemasaran yang berkesinambungan," ujarnya.

Kerjasama BilateralDesa Bilebante dan Desa Sembalun merupakan desa yang masuk dalam bagian program ISED. Potensi wisata berbasis sumberdaya lokal di desa tersebut digali dan dipromosikan. SDM pariwisata juga diberi pelatihan berkelanjutan, termasuk potensi UMKM dan pemanfaatan teknologi digital.

Melalui ISED Dialogue Forum 2020, partisipasi para pemangku kepentingan dalam proyek ISED diperluas.

Kerja sama bilateral pemerintah Indonesia-Jerman di sektor pariwisata berkelanjutan akan terbina selama sepuluh tahun di 2021 mendatang. Beberapa capaian utama yang telah dikontribusikan antara lain pendekatan yang digunakan dalam memilih sektor atau komoditas unggulan untuk pengembangan ekonomi lokal dan daerah, antara lain melalui pendekatan rantai nilai (value chain approach).

Selanjutnya, adopsi standar global (Global Sustainable Tourism Council) untuk pelaksanaan pembangunan pariwisata berkelanjutan nasional dan menjadi pedoman destinasi pariwisata berkelanjutan. Pedoman desa wisata hijau yang disusun dengan kolaborasi strategis dengan lima kementerian terkait dan satu sektor swasta.

Keterampilan yang diperoleh dari pelatihan ini akan sangat membantu masyarakat untuk bertahan dalam menghadapi pandemi COVID-19 yang sangat menghantam sektor pariwisata.

Program Inovasi dan Investasi untuk Pembangunan Ekonomi Berkelanjutan yang Inklusif (ISED) merupakan kerjasama bilateral pemerintah Indonesia dan Jerman yang didukung oleh Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional atau Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Kementerian PPN/Bappenas) dan diimplementasikan oleh Deutsche Gesellschaft für Internationale Zusammenarbeit (GIZ) GmbH. Program akan memasuki tahun yang keempat dan terakhir pada Juni 2021. (*)

Editor : Lintang Rowe

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

News Terbaru