Loading
Foto: Istimewa
ARAHDESTINASI.COM: Penumpang kapal ferry kini tidak perlu lagi antre panjang untuk membeli tiket. PT Angkutan Sungai, Danau, dan Penyeberangan Indonesia Ferry (ASDP) baru saja meluncurkan pembelian tiket secara online, bernama Ferizy.
Direktur Utama PT ASDP Ira Puspadewi, mengatakan pembelian tiket secara online bisa dilakukan 60 hari hingga 5 hari sebelum keberangkatan.
“Cara ini akan memecahkan masalah terkait social distancing dan kasus sosial akibat antrean,” katanya saat peluncuran Ferizy yang dihadiri oleh Menteri BUMN Erick Tohir, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama Kusubandio hari ini.
Selain itu juga memecahkan persoalan uang atau modal tunai yang diterima. Saat Lebaran, papar Ira, dalam satu hari uang yang diterima di loket-loket bisa mencapai Rp5 sampai Rp8 miliar.
“Saya melihat sendiri uang itu bisa berserakan di lantai, saking banyaknya dan kita belum mengelola dengan baik. Kondisi itu bisa mendorong perilaku tidak amanah, baik orang luar yang memanfaatkan situasi atau orang ASDP sendiri. Isya Allah masalah antrean dan modal tunai ini tidak ada lagi dengan adanya pembelian tiket secara online,” tutur Ira.
Pada kesempatan itu Ira juga memaparkan bahwa selama ini prediksi lonjakan penumpang saat Lebaran, Natal dan Tahun Baru kerap salah, terutama sejak ada tol tembus dari Palembang ke Bakauheni yang semula butuh waktu 12 jam menjadi 4 jam.
“Kemudahan akses itu membuat ferry penyeberangan mengalami arus peningkatan sebesar 40%. Belum lagi jika tol tembus Aceh - Ketapang, Banyuwangi selesai 2024” katanya.
Dalam satu tahun, ASDP melayani 49 juta penumpang di 35 pelabuhan. 60% nya menurut Ira ada di Merak Bakauheni, Ketapang, Gilimanuk.
“Tak bisa dihindari lagi, kalau go show akan terbentur masalah social distancing dan modal tunai tadi. Dengan adanya Ferizy ini, akan memudahkan pembelian yang juga bisa dilakukan di jaringan Alfa Mart,” ujarnya. (*)