Kamis, 05 Februari 2026

ASEAN dan Rusia Sepakat Kembangkan Destinasi Wisata Alternatif


  • Jumat, 30 Januari 2026 | 23:45
  • | News
 ASEAN dan Rusia Sepakat Kembangkan Destinasi Wisata Alternatif Ilustrasi - Panorama Pantai LLBK sebagai salah satu destinasi andalan di Kota Kupang, NTT. (ANTARA/Yoseph Boli Bataona)

JAKARTA, ARAHDESTINASI.COM – Kerja sama pariwisata antara ASEAN dan Rusia terus diperkuat dengan fokus baru: mengeksplorasi destinasi yang selama ini kurang dikenal publik. Langkah ini diyakini mampu memperkaya pilihan wisata sekaligus mendorong pemerataan manfaat ekonomi pariwisata.

Kesepakatan tersebut mengemuka dalam pertemuan ke-5 Menteri Pariwisata ASEAN dan Rusia yang digelar di Cebu, Filipina, Jumat (30/1/2026). Forum ini menyoroti pentingnya diversifikasi produk wisata agar tidak hanya bertumpu pada destinasi populer yang sudah padat kunjungan.

Dalam pernyataan bersama, para menteri sepakat mendorong pengembangan jalur perjalanan sub-kawasan, keterkaitan tema wisata lintas negara, hingga pengalaman wisata dengan durasi tinggal yang lebih panjang. Pendekatan ini diharapkan mampu menghadirkan pengalaman baru bagi wisatawan sekaligus memperluas distribusi kunjungan.

Selain itu, kemitraan publik-swasta dan pemanfaatan platform digital dinilai berperan penting dalam memperluas pasar serta meningkatkan nilai tambah produk wisata, baik di kawasan ASEAN maupun Rusia. Digitalisasi juga dipandang sebagai kunci untuk menjangkau wisatawan yang lebih luas dan beragam.

Kerja sama ini turut menegaskan peran pariwisata sebagai jembatan pertukaran budaya dan penguat konektivitas antar masyarakat. Di saat yang sama, sektor ini tetap diposisikan sebagai penggerak pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.

Dari sisi angka, arus perjalanan wisata menunjukkan tren positif. Pada periode Januari hingga September 2025, tercatat sekitar 54 ribu kunjungan wisatawan dari negara-negara ASEAN ke Rusia. Sebaliknya, hingga triwulan ketiga 2025, sekitar 2,1 juta warga Rusia tercatat berwisata ke negara-negara ASEAN dikutip Antara.

Pertemuan tersebut juga menandai selesainya Rencana Kerja Sama Pariwisata ASEAN–Rusia 2022–2025 yang dinilai berhasil mendorong kolaborasi di bidang promosi, pengembangan kapasitas, dan pertukaran pariwisata.

Ke depan, para menteri menyambut adopsi Rencana Kerja Sama Pariwisata 2026–2030. Fokus utamanya meliputi penguatan ketahanan sektor pariwisata, kemudahan perjalanan lintas negara, pengembangan pariwisata digital dan berkelanjutan, serta peningkatan kualitas tenaga kerja pariwisata.

Bidang kerja sama baru juga mulai diperkenalkan, antara lain pelatihan keterampilan pariwisata digital bagi UMKM, penguatan analitik pariwisata, serta promosi destinasi dan produk wisata yang inklusif dan ramah lingkungan.

 

Editor : M. Khairul

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

News Terbaru