Rabu, 21 Januari 2026

Halmahera Gunakan Dana Desa untuk Tanggulangi Gempa


  • Selasa, 16 Juli 2019 | 20:41
  • | News
 Halmahera Gunakan Dana Desa untuk Tanggulangi Gempa Foto ilustrasi: tribunnews.com

ARAHDESTINASI.COM: Kepala desa (Kades) di sejumlah wilayah di Kabupaten Halmahera Selatan, Maluku Utara (Malut), memanfaatkan dana desa untuk memenuhi kebutuhan makan bagi warga yang terkena dampak gempa 7.2 SR yang terjadi pada Minggu (14/7).

Kepala Desa Ranga-Ranga, Kecamatan Gane Barat, Derek Mathias seperti dikutip Antara, mengatakan bahwa warganya yang berjumlah sekitar 800 jiwa, saat terjadi gempa langsung berlari ke daerah yang lebih tinggi.

Pada hari Senin ketika warga di pengungsian sudah membutuhkan bahan makanan, Kepala Desa memutuskan menggunakan dana desa untuk membeli beras guna dibagikan kepada warga, karena bantuan Pemkab Halmahera Selatan belum ada.

"Sampai saat ini sebagian warga masih berada di pengungsian. Mereka masih takut kembali ke rumah karena masih sering terjadi gempa susulan yang dikhawatirkan menimbulkan tsunami," katanya.

Sekitar 300 rumah warga di desa pesisir itu mengalami rusak berat, bahkan ada yang tidak bisa lagi ditempati, sehingga warga sangat membutuhkan bantuan tenda untuk tempat tinggal sementara. Namun dilaporkan tidak ada korban jiwa.

Bupati Halmahera Selatan Bahrain Kasuba memberi apresiasi kepada kepala desa yang mengambil langkah cepat memanfaatkan dana desa untuk memenuhi kebutuhan makanan untuk warganya dan dipastikan tindakan kepala desa itu bukan sebagai penyimpangan dana desa.

Pemkab Halmahera Selatan sudah mendistribusikan bantuan bahan makanan, tenda dan obat-obatan sebanyak 200 ton sejak hari Senin, menggunakan kapal laut. Tetapi karena kendala cuaca buruk, bantuan itu agak terlambat sampai ke desa-desa yang terkena dampak bencana gempa.

Data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Malut menyebutkan jumlah rumah warga yang rusak akibat gempa 7.2 SR di Halmahera Selatan sejauh ini tercatat sebanyak 971 unit tersebar di sembilan kecamatan, sebagian besar di wilayah Gane Timur dan Gane Barat yang dekat dengan pusat gempa.

Sedangkan fasilitas umum yang rusak di antaranya enam gedung sekolah, dua masjid, satu gereja, satu gedung PAUD, satu polindes serta sejumlah jembatan dan dermaga tambatan perahu, sementara itu koban jiwa sebanyak empat orang. (*)

Editor : Lintang Rowe

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

News Terbaru