Kamis, 04 Juni 2026

5 Kuliner Cirebon yang Mesti Dicoba


 5 Kuliner Cirebon yang Mesti Dicoba Nasi Jamblang Mang Dul /Foto: istimewa

ARAHDESTINASI.COM: Cirebon? Ini sih sudah pasti petualangan kuliner. Kota Udang itu memang dikenal punya variasi kuliner yang sangat beragam, mulai dari lokal hingga hasil akulturasi dengan China dan Arab. Apa saja sih kuliner Cirebon yang mesti dicoba?

Nasi JamblangNah, pembaca arahdestinasi pasti sudah tahu. Nasi Jamblang salah satu kuliner khas Cirebon yang banyak diburu. Keistimewaannya terletak dari cara saji nasi yang dibungkus daun jamblang. Lauknya bisa pilih sesuka hati, mirip di warteg. Hanya saja varian lauknya lebih beragam. Mulai dari yang sederhana seperti tahu, tempe, bakwan, sampai menu-menu khas, antara lain cumi hitam, kerang, tumis sayur, lodeh, sate telur puyuh, paru goreng, dan masih banyak lagi.

Ada dua penjual nasi jamblang yang ngetop di Cirebon. Yakni Nasi Jamblang Ibu Nur dan Mang Dul. Dua-duanya sama-sama enak, tapi sekali lagi tergantung selera. Hanya saja, Nasi Jamblang Mang Dul disebut-sebut yang paling mendekati aslinya, terletak di Jl Cipto Mangunkusimo. Buka mulai 04.30 dan tutup pukul 02.00 dini hari.

Empal GentongDisebut empal gentong karena kuahnya diletakkan di belanga yang mirip gentong dan aslinya dimasak di atas bara api kayu bakar. Sebenarnya mirip gulai, tapi kuah santannya lebih ringan. Isinya bisa dipilih, daging sapi, atau dicampur dengan berbagai jeroan. Dari sekian banyak penjual empal gentong, cobalah Empal Genting Mang Darma di Jl Slamet Riyadi. Coba juga empal asem (cita rasanya lebih segar dan tidak menggunakan santan) dan sate kambing khas Cirebon yang empuk. Terlepas dari itu, di setiap penjual empal gentong pasti tersedia cabe bubuk yang menambah nikmat dan kian menggugah selera menu-menu yang dipesan

Nasi LengkoCirebon juga punya nasi lengko. Nasi Lengko Haji Barno kerap jadi pilihan warga lokal dan wisatawan, terletak di Jl Pagongan, dan sudah berdiri sejak 1968. Komposisi nasi lengko terdiri dari nasi, potongan timun, taoge, tahu, tempe, kemudian disiram kuah kacang dan kecap.

Tahu GejrotTahu gejrot sebenarnya sudah banyak dijumpai di Jakarta. Tapi cita rasa tahu gejrot asli Cirebon memang beda. Bumbunya lebih nendang dan potongan tahunya lebih bisa menyerap bumbu. Ada satu penjual tahu gejrot yang digemari warga lokal dan wisatawan, lokasinya di depan toko oleh-oleh Shinta, Jl Lemah Wungkuk. Banyak yang datang makan di tempat, duduk di kursi-kursi plastik yang diletakkan di tepi trotoar, dan banyak juga yang dibungkus dibawa pulang atau untuk oleh-oleh.

TapelTidak jauh dari tahu gejrot ada gerobak penjual kue tapel. Kue tradisional yang sudah sangat jarang ditemui, mirip crepes atau kue leker. Dimasak di penggorengan khusus dengan kayu bakar, adonan dimasak tipis dan ditengahnya diberi pisang yang sudah dihaluskan. Rasanya nikmat, mirip-mirip ledre, kue zaman dulu juga yang mungkin sudah banyak orang tidak ingat lagi. (*)

 

Editor : Lintang Rowe

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Kuliner Terbaru