Loading
Foto: Dok arahdestinasi.com
ARAHDESTINASI.COM: Solok Selatan, Sumatra Barat memiliki banyak objek wisata alam menarik. Kabupaten yang mendapat julukan Heart of Minangkabau ini, merupakan satu dari tiga daerah tertinggal yang ada di Sumatra Barat. Meski demikian, Solok Selatan punya segudang pesona yang patut dilirik ketika Anda punya keinginan menjelajahi wisata Nusantara.
Sebagian besar destinasi yang dimiliki sangat unik, mulai dari perkampungan rumah gadang, gua yang luar biasa luas dan tinggi, air terjun, hingga kebun teh. Berikut 4 objek wisata di Solok Selatan yang direkomendasikan Ditjen PDT, Kementerian Des Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi. Keempatnya wajib dikunjungi ketika menjelajahi Sumatra Barat, khususnya Solok Selatan.
Air Terjun Ulu SulitiAir terjun Ulu Suliti pasti akan membuat pengunjung terpesona. Kabupaten ini memang kaya air terjun, Ulu Suliti salah satu yang indah dan layak diperjuangkan. Lokasinya 5 km dari perbatasan Kabupaten Solok Selatan dan Kabupaten Solok. Jarak itu bisa ditempuh dengan berjalan kaki.
Nagari Saribu Rumah GadangJangan pernah lewatkan destinasi wisata yang satu ini. Nagari Saribu Rumah Gadang terletak di Nagari Koto Baru, pusat kota lama Solok Selatan. Di tempat itu, wisatawan bisa menjumpai rumah-rumah gadang di satu perkampungan. Hebatnya, sebagian besar rumah-rumah tersebut masih ditinggali dan sebagian lagi sudah direnovasi dan berfungsi menjadi homestay. Bayangkan, tinggal bersama pemilik rumah plus merasakan masakan rumahan khas Solok Selatan, dan melakukan kegiatan sehari-hari bersama masyarakat setempat. Julukan Nagari Saribu Gadang diberikan oleh Meutia Hatta, putri Bung Hatta yang terkesima dengan keindahan barisan rumah-rumah khas Minang. Kekhasan itu juga menjadikan kawasan tersebut sebagai lokasi syuting film Di Bawah Lindungan Kabah. Dari Kota Padang Lokasinya sekitar 170 km. Untuk homestay rata-rata dikenal biaya Rp120 ribu/kepala.
Gua Batu KapalObjek wisata alam yang satu ini sungguh menakjubkan. Guanya besar dan bersusun, hingga tak akan habis ditelusuri satu minggu. Namun, tidak semua tempat dibuka untuk wisatawan. Bagian paling bawah yang dialiri sungai dan sangat gelap tertutup untuk umum. Demi keamanan, menelusuri Gua Batu Kapal harus menggunakan pemandu lokal, anak-anak muda setempat. Mereka akan menunjukkan spot-spot cantik untuk mengambil gambar, termasuk batu warna-warni ketika sinar matahari menerobos celah gua.
Lokasinya dari Kota Padang bisa langsung menuju menuju Jorong ngalau Indah Tahap I, Nagari Sungaikunyit Barat, Kecamatan Sangir Balai Janggo, Solok Selatan. Waktu tempuh sekitar 5 jam, atau sekitar 50 menit dari pusat kota lama Solok Selatan. Disarankan datang pagi hingga siang hari, agar mendapatkan garis-garis matahari yang masuk ke dalam gua. Jika melakukan penelusuran, gunakan sepatu, karena banyak bebatuan tajam yang bisa melukai kaki. Bawalah senter dan air minum.
Kebun Teh LikiSolok Selatan punya hamparan kebun teh yang luas dengan kualitas daun teh nomor satu, dan konon langsung diekspor ke mancanegara, di antaranya Belanda. Tak jauh dari kebun teh ini, terdapat penginapan dan tempat untuk belajar mengenai teh, mulai dari memotong pucuk daun, mengolah, membagi menjadi beberapa tingkatan kualifikasi teh, hingga menyicipi salah satu teh dengan kualitas terbaik di dunia. (*)
Baca juga:
Kemendes PDTT Gelar Workshop Bina Damai