Selasa, 23 Juli 2024

Jumlah Wisatawan ke Kepulauan Seribu Selama Libur Iduladha Capai 1.246 Orang


  • Selasa, 18 Juni 2024 | 17:00
  • | News
 Jumlah Wisatawan ke Kepulauan Seribu Selama Libur Iduladha Capai 1.246 Orang Jumlah wisatawan ke Kepulauan Seribu meningkat Foto Antaranews

JAKARTA, ARAHKITA.COMKunjungan wisatawan ke Kepulauan Seribu pada libur Iduladha 1445 Hijriah sampai dengan Senin (17/6) mencapai 1.246 orang.

"Wisatawan tersebut datang dari beberapa pintu masuk, antara lain dermaga Marina Ancol berjumlah 356 orang, Muara Angke berjumlah 416 orang, Tanjung Pasir berjumlah 449 orang, dan Cituis berjumlah 25 orang,” ujar Kepala Sudin Parekraf Kepulauan Seribu, Sonti Pangaribuan di Jakarta, dikutip Antara, Senin.

Ia mengatakan pada libur Hari Raya Iduladha1445 Hijriah terdapat 1.090 wisatawan nusantara dan 156 wisatawan mancanegara, yang berkunjung ke berbagai pulau di wilayah Kepulauan Seribu.

“Mayoritas wisatawan mengunjungi pulau-pulau penduduk dan pulau resor, yang memiliki berbagai fasilitas wisata untuk dinikmati,” kata dia.

Pada Sabtu (15/6) dan Minggu (16/6), total jumlah wisatawan yang mengunjungi daerah kepulauan di Provinsi DKI Jakarta mencapai 5.293 wisatawan.

"Jelang libur Iduladha, banyak wisatawan mengunjungi wilayah Kepulauan Seribu, untuk menikmati berbagai destinasi yang disediakan,” kata dia.

Kemudahan Akses

Ia mengatakan akses menuju Kepulauan Seribu saat ini mudah dijangkau, serta fasilitas yang disediakan memudahkan wisatawan untuk berlibur.

Melalui dermaga Kali Adem, para pengunjung bisa memanfaatkan kapal kayu dengan tarif sekitar Rp50 ribu hingga Rp80 ribu.Bisa juga menggunakan kapal Dinas Perhubungan DKI Jakarta dengan tarif sekitar Rp44 ribu hingga Rp74 ribu.

"Sedangkan melalui dermaga Marina Ancol tarifnya sekitar Rp150 ribu hingga Rp200 ribu," kata Sonti.

Sebelumnya Bupati Kepulauan Seribu Junaedi mengatakan pihaknya telah menyiapkan sebelas destinasi wisata unggulan di pulau berpenduduk dan mengajukan ke Provinsi DKI Jakarta untuk menyiapkan peraturan daerah (perda) sebagai pendukung.

"Pemerintah kabupaten telah membuat terobosan dan ada kemajuan, perubahan dan gagasan ide sehingga bisa masuk akal untuk dilakukan," kata dia

Menurut dia jika mengandalkan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kepulauan Seribu maka pembangunan di daerah ini tidak maksimal.

Junaedi menjelaskan strategi untuk meningkatkan PAD dilakukan bersamaan dengan perubahan DKI Jakarta menjadi Daerah Khusus Jakarta (DKJ).

"Jakarta mengarah ke kota global yang beberapa indikator ada di sektor pariwisata dan penetapan Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN)," kata dia.

Editor : Lintang Rowe

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

News Terbaru