Rabu, 28 Januari 2026

Terminal 2F Soeta Ditetapkan sebagai Terminal Berbiaya Murah


  • Kamis, 21 Maret 2019 | 22:27
  • | News
 Terminal 2F Soeta Ditetapkan sebagai Terminal Berbiaya Murah Foto: istimewa

ARAHDESTINASI.COM: Operator Bandara Internasional Soekarno-Hatta, yakni PT Angkasa Pura II (Persero) menetapkan dan tengah mempersiapkan Terminal 2F menjadi low cost carrier (LCC).

“Hari ini kami, Kemenpar dan AP II, membahas bahwa kami akan secara formal mengoperasikan Terminal 2F sebagai LCCT pada 1 Mei mendatang. Ini sesuai dengan arahan Presiden yang kemudian diinstruksikan melalui Menteri BUMN, Menteri Perhubungan dan Menteri Pariwisata,” ujar Presiden Director PT Angkasa Pura II (Persero) Muhammad Awaluddin di Jakarta, baru-baru ini.

Strategi menjadikan Terminal 2F sebagai LCC agar segmentasi setiap terminal berbeda, khususnya di Bandara Internasional Soekarno-Hatta yang memiliki Terminal 1,2,3 dan sebentar lagi akan ada Terminal 4.

“Ditambah lagi akan dibangun terminal khusus umrah, sehingga perlu ada segmentasi setiap terminal. Kami sudah melaporkan kepada Menteri perhubungan dan responsnya positif,” terang Awaluddin.

Kepada Menteri Pariwisata, PT Angkasa Pura II juga sudah melakukan pemaparan. “Secara teknis tadi Pak Menpar minta pengalokasian parking stand dan contact stand maskapai khusus LCC minta ditambah dari yang ada saat ini. Karena kan untuk supporting pariwisata itu salah satunya menambah volume inbound traffic atau foreign tourist arrivals dari LCCT,” tuturnya.

Hal teknis lain yang diprioritaskan adalah pelayanan simple yang tidak terputus. Sebab, para penumpang LCC kebanyakan budget traveler yang memang dari sisi waktu, biaya, kemudahaan, khususnya memerlukan kecepatan sampai ke lokasi tujuan. Layanan yang berbasis digitalisasi sangat membantu, disamping konsep layanan yang berbasis self service.

“Selain itu dari sisi udara pun, ground time LCC berbeda dengan full service carrier. Kalau LCC paling lama satu jam, sedikit sekali ground time,” jelasnya.

“Tarif maskapai juga dimungkinkan tidak flat. Akan akan diferensiasi tarif, artinya dapat dinamis. Contohnya untuk maskapai yang landing atau take offnya pada malam hari, itu akan sangat berbeda dengan kalau mereka take off atau landing siang hari. Kenapa? kan kalau dimalam hari okupansi traffic sedang turun,” katanya.

Febri Toga Simatupang,Senior Manager Of Branch Communication and Legal, Bandara Internasional Soekarno-Hatta menambahkan, saat ini, flow keberangkatan domestik dan internasional untuk terminal LCC sedang dalam proses pengerjaan.

Mulai dari konter Imigrasi, flow kedatangan, ruang Karantina Ikan, ruang Aviation Security, ruang custom, ruang Karantina Hewan dan Tumbuhan, perkantoran ground handling dan K9 custom, serta pemasangan karpet pada terminal tersebut.

“Untuk diketahui Terminal 2 terdiri dari tiga sub terminal, yakni D,E dan F. Terminal 2D menjadi terminal domestik. Sedangkan terminal 2E sebagian menjadi terminal domestik dan sebagian LCC dengan Terminal 2F,” ujar Febri.

Pada Terminal LCC ini, nantinya aka nada 10 maskapai yang beroperasi. Dalam waktu dekat, akan ada dua maskapai lagi yang bergabung, yakni Indigo dari India dan Zandong dari Cina. (*)

Editor : Lintang Rowe

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

News Terbaru